Salma dan Buah Hatiku

Salma dan Buah Hatiku

  • WpView
    Reads 99,736
  • WpVote
    Votes 4,645
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 8, 2019
Ketika minggu depan aku berangkat ke Jerman untuk melanjuti S2 ku. Tapi tiba tiba aku hamil dengan pacarku. Saat aku ingin memberitahunya tentang kehamilanku, tetapi sebelum itu dia memberitahuku tentang kepergiannya ke Jepang untuk beberapa hari lagi. Dan pada akhirnya aku tidak jadi memberitahu tentang kehamilan ini kepada pacarku. Dan membesarkan anakku seorang diri.
All Rights Reserved
#372
married
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'not Married [End]
  • -1 MARRIED BY ACCIDENT [ REPOST ]
  • Still, I Choose You [ ON GOING ]
  • We Are Destiny (NEW)
  • Married With A Little Girl [REVISI]
  • Love After Trouble
  • Mas Tion! (A Sequel of Tasha!)
  • Nikah Lagi, yuk!
  • GARIS DUA
  • AU GEO MAYNA (sedang proses revisi alur)

Selama dua puluh tiga tahun menjalani hidup, tak pernah sekalipun Hinata merasa antusias apalagi tertarik disaat teman-temannya berbicara tentang pernikahan dan membina rumah tangga. Boleh dikatakan Hinata cukup apatis mengenai hal itu. "Kau serius akan melakukannya? Apa kau ingin benar-benar memiliki anak?" Naruto bertanya serius kali ini. "Tentu saja, kau pikir aku bergurau." Hinata pun menjawab sama seriusnya. "Aku akan memberikan milikku padamu" ucap Naruto "Kapan kau ada waktu bertemu dengan dokter Obstetri dan Ginekologi untuk berkonsultasi dan menjalani prosedur ini?" Mata kecubung Hinata tampak antusias. "Bertemu dengan dokter? Apa maksudmu?" tanya Naruto bingung. "IVF, tentu saja. In Vitro Fertilization Naruto, apalagi kalau bukan itu ?" "Hahh..? TIDAK...!!! Aku tidak sudi menyerahkan sperma perkasaku hanya untuk proses bayi tabung." "Tadi kau bilang akan menyumbangkan spermamu. Apa kau sedang mengerjaiku, Naruto?" "Bukan itu maksudku, tentu akan menyumbangkan milikku tapi tidak dengan prosedur IVF." "Maksudmu ?" "Hinata dengar, kita akan bercinta. Jika kau hamil, kau boleh memiliki dan membesarkan bayinya. Aku mengijinkannya." jelas Naruto penuh kesungguhan. _________________________________________ Cerita ini pernah di publish pada akun pertama saya @ jiangchen9090 yg dihapus w4dp4tt tanpa pemberitahuan

More details
WpActionLinkContent Guidelines