pernah mencintai orang yang tulus, lalu disaat merasa lelah menjalani semua ini aku pergi bersama orang yang salah. kita sama sama berdiri di lorong yang sama dan gelap, namun kita sama sama gak menyadari kita berdiri disebuah lorong kepedihan yang sama.
aku membutuhkan sebuah lilin untuk mencarimu lagi di lorong yang gelap, jangan pergi lagi biarkan aku berjalan ke arah titik terang bersamamu nanti.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
apakah mencintai mu harus sesakit ini?
katamu selalu mencintai kunamun nyatanya kamu membodohi ku namun kamu salah besar aku tak sebodoh yang kamu kira (AKUN KEDUA AKU)