Artha

Artha

  • WpView
    Reads 24,242
  • WpVote
    Votes 544
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 11, 2019
Jakarta luas. Penduduknya banyak. Kenapa rahasia yang aku pendam mati-matian terbongkar begitu saja? Jangan melihat dari wajah yang polos saja dan melihat keluarga dari baik-baik. Aku, anak perempuan satu-satunya di keluarga, tapi, apa? Aku perokok dan peminum saat aku bosan apa namanya obat. Tak ada gunanya, kalau aku minum obat tapi masih aja merokok dan meminum yang dilarang. Tapi, semenjak semua rahasia itu terbongkar. Dan, melihat wanita satu-satunya yang aku sayangi menangis melihat keadaanku, membuatku sangat bersalah. Aku wanita. Harusnya aku sadar diri. Penyakit itu makin parah saat salah satu pria tampan menyukaiku. Dan akupun menyukainya. Dengan bertekad kuat, aku menjalani penyakit yang sungguh membuatku menderita. Tapi, itu membuatku ragu untuk menerimanya. Aku takut untuk masa depanku. Karena, aku ingin hanya pasangan seumur hidup. Bagaimana ini?
All Rights Reserved
#40
artha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVIN (On Going)
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • HIDDEN I (The End)
  • Let Me Love You Longer
  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • BETWEEN
  • AL: Stand Alone [END]
  • Different [END]
  • Love With Ghost

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines