We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Artha

Artha

  • WpView
    Reads 24,250
  • WpVote
    Votes 544
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 11, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Jakarta luas. Penduduknya banyak. Kenapa rahasia yang aku pendam mati-matian terbongkar begitu saja? Jangan melihat dari wajah yang polos saja dan melihat keluarga dari baik-baik. Aku, anak perempuan satu-satunya di keluarga, tapi, apa? Aku perokok dan peminum saat aku bosan apa namanya obat. Tak ada gunanya, kalau aku minum obat tapi masih aja merokok dan meminum yang dilarang. Tapi, semenjak semua rahasia itu terbongkar. Dan, melihat wanita satu-satunya yang aku sayangi menangis melihat keadaanku, membuatku sangat bersalah. Aku wanita. Harusnya aku sadar diri. Penyakit itu makin parah saat salah satu pria tampan menyukaiku. Dan akupun menyukainya. Dengan bertekad kuat, aku menjalani penyakit yang sungguh membuatku menderita. Tapi, itu membuatku ragu untuk menerimanya. Aku takut untuk masa depanku. Karena, aku ingin hanya pasangan seumur hidup. Bagaimana ini?
All Rights Reserved
#423
arka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • As Time Allows
  • Love With Ghost
  • Full Of Scratches
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • M E M O R Y  (On Going)
  • ARKALYA (END)
  • BETWEEN
  • HIDDEN I (The End)
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • ALL MY WOUNDS
  • Different [END]
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Let Me Love You Longer
  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • AL: Stand Alone [END]
  • ALVIN (On Going)

{FOLLOW KALAU SUKA, MENTEMEN} "Karel, kamu sudah makan? "Peduli banget gue udah makan apa enggak," "Eh ... Dengar ya ... Lo disini bukan berarti lo bebas mau tau tentang gue" "Kamu harus makan," "Kata mama, maag kamu tidak boleh kambuh lagi" "Mau lo apasih? Hah?," "Terserah gue makan apa enggak, gak ngaruh ke elo, gue sakit apa enggak itu bukan urusan lo" "Jelas itu urusan aku, aku gak mau kamu sakit" "Lo suka gue?" "Kalau iya kenapa?" "Jauhin perasaan lo, karena sampai kapan pun lo akan selalu sama dimata gue," "Pembunuh!" *** Mungkin dari sekian cerita yang ada, ceritaku ini tak sebanding dengan cerita lainnya. tapi jujur ini aku mendalami banget biar suasana hati para tokohnya nyampai ke kalian juga hehehe. Mau tau kisah mereka? yuk mampir siapa tahu nambah. Baca Prolognya aja dulu. Kalau gak suka dimohon dengan hormat buat meninggalkan lapak ini. Menarik? monggo di baca gak ngurangin rasa hormat saya ke kalian :) Plagiat tidak diperbolehkan karena hak cipta dilindungi undang-undang. Ditulis : 14 Agustus 2021 Publis : 3 Januari 2022 End : 21 Oktober 2025 Cover by @Pinterest Edit by me

More details
WpActionLinkContent Guidelines