Black Magic

Black Magic

  • WpView
    Reads 12,475
  • WpVote
    Votes 207
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 11, 2016
"Jangan pergi." kata Aralyn sambil memeluk pinggang Lander dari belakang. "Kau tidak mengerti, Ara." geram Lander. "Bunuhlah aku sesuai permintaan Bundamu daripada aku harus mati perlahan karena tidak bisa melihatmu lagi untuk selamanya." "Jangan bicara begitu!" Bentak Lander. "Baik kalau kau tidak mau membunuhku, aku akan membunuh diriku sendiri." Kata Ara melepaskan pelukannya pada Lander dan membuat bola api dengan tangannya sendiri. Ia yakin bola api ini akan langsung membuatnya mati jika terkena jantungnya. Sehingga, ia tidak perlu merasakan sakit cinta yang memiliki perbedaan yang sangat menonojol sekali. Ara adalah penyihir baik, Lander adalah seorang Dewa Kematian. Ara setengah manusia, Lander seutuhnya dewa. Lalu bagaimana mereka dapat bersatu jika perbedaan diantara mereka sangat besar? 18++
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • POISONED LOVE
  • [MTS 1] More Than Possessive [Sudah Terbit]
  • Matahari
  • NALA 2: The Storm We Called Love
  • ILY AURORA [ selesai ]
  • Azkadina

Kebaikan dan pertolongan yang diberikan gadis cantik itu membangun sebuah cinta yang kian lama menjadi obsesi dan menimbulkan rasa kepemilikan yang sering dikenal posesif. Ini menceritakan kisah cinta antara Allora Catherine dan Albara Morgan. Pertemuan mereka yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan, membuat mereka saling merasakan cinta yang sudah lama hilang ditelan masa. Cinta yang diberikan oleh Bara, terus berlarut sampai menjadi belenggu obsesi, bahkan disertai dengan sifat posesifnya. Namun, Allora tak pernah menyadari cinta racun yang diberikan oleh Bara. Akankah lambat laun Allora sadar bahwa itu bukan cinta yang sehat? Dan akankah Bara terus menerus mendekap Allora dengan duri yang ia miliki? ◎◎◎◎ "Ah, tangan mu terluka, tuan. Sebentar, aku membeli dulu obat luka ya, tuan tunggulah disini." "Saya tak butuh bantuan anda, nona muda." ◎◎◎◎ "Kemarilah, baju anda terlalu terbuka, sayang." "Tapi aku suka iniii." Allora merengek. "Jika anda terus menerus membantah, tak perlu ikut. Tidurlah jika begitu!" "Emm, baiklah." ◎◎◎◎ ⚠️ Jika ada kesamaan nama tokoh, latar belakang, ataupun visual tokoh. Mohon maaf, mungkin itu hal yang tak disengaja. ⚠️ Karya ini murni, hasil permikiran saya sendiri

More details
WpActionLinkContent Guidelines