Blue In Love

Blue In Love

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 11, 2016
TIDAK MENYEDIAKAN SINOPSIS. JIKA PENASARAN SILAKAN LANGSUNG DIBACA. See you in my story With a big Love Vallhazz
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Am Drugs [Completed]
  • I (DON'T) HATE A MAN (ON GOING)
  • So Hot and so cool
  • SEKRETARIS KU JODOHKU [KOOKGA]
  • Mistake: it began as a mistake
  • Marriage Contract (Lingorm)
  • Foolish Love
  • Boy Band With Aktris (TAMAT)

[Dark Romance, Mature Content] "The strongest drugs that exists for a human is another human being" -unknown- Dean Allan Walington, Pria yang memiliki beberapa keahlian di bidang memasak, melukis dan berbisnis. Dia juga cukup tampan dan berpendidikan tinggi. Hampir sempurna sebagai pria yang di idamkan untuk di jadikan pasangan. Namun siapa yang menyangka, kalau pria sukses itu telah menggantungkan hidup dan kebahagiaannya kepada Kokain. Galena Rosie Smith, atau Galena; dalam bahasa Yunani memiliki arti Penyembuh. Galena mengaminkan itu dengan memilih berkarir sebagai seorang Dokter. *Blurb* "Dasar tikus kecil! Kemari!" Aku menggelengkan kepala, aku tidak mau dia menyakitiku lagi. "Aku bilang kemari, cepat!" Dean sedikit membentak jadi aku memberanikan diri untuk mendekatinya. "Berbaring di sebelahku!" "Tidak!" aku menolaknya dengan tegas. "Kau takut padaku?" Dean menyeringai. "Harusnya aku yang takut padamu, kau sudah melakukan pelecehan seksual padaku sebanyak 2kali. Harusnya disini aku yang lebih waspada." "Itu bukan pelecehan!" bantahku gugup. Sialnya Dean malah menertawaiku. "Ciuman itu bisa disebut pelecehan kalau kau terus menolak, tapi kau malah menikmatinya!" Tawa Dean malah semakin kencang. "Apapun itu, saat kau sudah melukai harga diri seseorang tetap saja itu pelecehan. Menikmati ciuman bukan berarti menginginkan ciuman itu, benar?" Aku tidak bisa menjawab.

More details
WpActionLinkContent Guidelines