Once Upon a Time

Once Upon a Time

  • WpView
    Reads 15,447
  • WpVote
    Votes 1,169
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 6, 2023
Dear Readers, Sebelumnya saya harus mengakui bahwa, cerita ini adalah salah satu kisah cinta yang paling klise diantara beribu kisah cinta lainnya. Sebuah kisah cinta sederhana, yang berawal dari kenang-kenangan dimasa lampau. Jika ini adalah bacaan yang sedang kalian cari, silahkan buka halaman pertama dan mari terjebak bersama diantara halaman-halaman berikutnya. LET'S FALL IN LOVE TOGETHER! ~AL/ Vifelzgint~
All Rights Reserved
#818
chicklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Future (new version)
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • Between My Heartbeats (COMPLETED)
  • CINTA YANG MENYEMPURNAKAN (TELAH TERBIT)
  • Our Journey To Love
  • The Other You
  • REGRET
  • Persahabatan dan Cinta (OnGoing)
  • My Precious Love
  • Between The Lines You & Me

Mungkin sebagian sudah pernah baca cerita ini dengan nama tokoh lain. Ini bukan aku menjiplak karya orang, tapi ini memang karyaku yang hanya aku revisi aku rombak dan aku ubah nama tokohnya supaya bisa dibaca semua orang. Jadi jangan beranggapan kalau aku plagiat karya orang ya. Kamu bersamaku, jiwamu di dekatku. Tapi kenapa aku tidak tahu semua tentangmu. Aku pikir setelah jauh mengenalmu kamu sudah bisa terbuka kepadaku. Ternyata tidak, seakan banyak rahasia yang kamu sembunyikan. Lalu apakah aku memang memiliki tempat spesial di hatimu atau hanya pengisi kekosongan sementara. Di mana kamu akan pergi jika memang sudah mendapat yang lebih baik dariku? Dan aku hanya sebatas pengganti dia yang ada di masa lalumu? Tak bisakah aku menjadi masa depanmu? Di mana hanya ada kamu dan aku, kita berdua. -Iqbaal Pradipta Seandainya aku bertemu denganmu sebelum aku bersamanya mungkin keadaannya tidak serunyam ini. Tapi aku tidak menyesal karena bagaimanapun juga masa lalu itu memang harus ada. Bukannya aku tak mau jujur, hanya saja aku tidak bisa jika kamu menginginkan hanya ada kita berdua karena aku sudah harus bertanggung jawab pada malaikat-malaikat kecilku. Aku hanya takut jika yang lalu akan terulang lagi dan menyisakan aku yang terpuruk lagi. Selamat datang di masa depanku, yang banyak berisi tentang teka-teki yang mungkin sulit untuk kamu pahami. -Anastasya Lee

More details
WpActionLinkContent Guidelines