It's Nothing But Money

It's Nothing But Money

  • WpView
    Reads 611
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 28, 2016
[ON GOING] Bercerita mengenai Shirania Rizaldi, perempuan paling jenius seantero Fakultas Teknik yang dunianya seakan berubah saat memulai tahun keempatnya dan bertemu Agam Dewantra, laki-laki berwatak judes yang ternyata teman masa kecilnya dan memiliki wajah bak artis yang kaya raya. Ternyata dijodohkan sejak kecil, Agam menolak. Tetapi, jika Shiran memaksa... Bolehlah, asal tepati dulu syaratnya. Enggak berat, kok. Copyright: Alya Isti Safira - 2016
All Rights Reserved
#409
melodrama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAKDIR TERBAIK (TERBIT)
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Revenge Love
  • Waiting For You [TAMAT]
  • Kahfi dan Yumna
  • Innocent Heart (TAMAT)
  • Meet Me at the Basement
  • AYANGNA
  • sama rasa
  • Geanna[Lengkap]

Dilamar karena saling mencintai ✖ Dilamar karena mendoakan saat bersin✔ ** Najla tidak pernah mengira kalau mendoakan seorang Adam Rayyan Rizqullah ketika lelaki itu bersin akan berakhir dilamar. Gadis yang belum move on dari mantan kekasihnya itu dibuat bingung. Antara menerima lamaran dari Adam atau menunggu Alan kembali yang entah pergi ke mana. Di mata Najla, Adam memiliki sebuah kelebihan dan sesuai kriteria suami idamannya. Apa itu? Kelebihan Adam adalah duda! Iya, kalian tidak salah baca. Najla, gadis absurd yang memiliki kriteria suami idaman seorang duda. Aneh, bukan? Keinginannya menikah dengan duda sudah mendarah daging, bahkan kedua sahabatnya didoktrin agar memiliki kriteria yang sama. Akankah Najla menerima lamaran dari Adam dan melupakan masa lalunya? ** "Adek saya masih kecil," ucap Lettu Ammar "Saya tau," jawab Mayor Adam enteng. "Dia gengsian." "Saya akan belajar untuk peka." "Dia suka marah-marah." "Sebisa mungkin saya tidak memancing amarahnya." "Ilmu agama yang dia tau tidak sedalam itu." "Akan saya santriwatikan adekmu dengan saya yang menjadi guru privatnya." "Dia manja." "Akan saya turuti semua inner child-nya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines