Black Paper

Black Paper

  • WpView
    Reads 722
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 23, 2016
Aku menyimpan banyak kenangan pahit. Frustasi!!!!! Kata yang paling tepat untuk aku deskripsikan dalam masa kelam ku. Aku tidak mengatakan bahwa aku terlahir dari orang miskin. Aku juga tidak akan mengatakan bahwa aku pernah dibully atau dicaci. Depresiku karna ulahku. Frustasiku karna kesalahnku. Pernahkah kau bercerita sendiri tanpa ada seorang disampingmu??. Berbicara sendiri, tertawa sendiri, dan menangis sendiri. Aku pernah mendengar jika seorang yang hidup pasti mempunyai sakit jiwa dalam hidupnya. Entah itu kecil ataupun besar. Aku akan menceritakan kisah kelam ku ini. Remember!! Aku tidak akan menceritakan kehidupan yang susah , penuh cacian dan sebagianya. Aku akan menceritakan bagaimana hidup itu harus diperjuangkan. Meskipun kita gila ataupun sedang waras.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Slow Days (FIN)
  • [ BL ] Aku adalah Anak yang Malang. [Berhenti]
  • Hopeless
  • A Place Called Home
  • Bien joué, Kirari!
  • FATE LOVE S2 •Sunsun•✓
  • Breathe
  • Rasa Tanpa Kata
  • Halaman Hidupku

Tujuh bulan semenjak kehilangan orangtua, pekerjaan pertama, dan mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan, saya memutuskan mengasing di vila keluarga. Di sini, saya menyepi, mengurung diri sembari mencoba mengumpulkan keberanian untuk melihat hari-hari yang kembali datang dengan kenyataan masam, penuh penyangkalan. Hari-hari yang saya rasa hanya akan berkisar pada putaran waktu yang terasa lambat dan hal-hal yang tidak sederhana. Untuk kesekian kali, saya menemui diri yang belum piawai berduka, tidak paham apa itu menerima. Satu-satu, saya juga tengah berusaha menghimpun kebahagian yang masih tersisa. Namun sayangnya, tidak ada. Dan akhirnya, sekali lagi, ingin saya bertanya padamu. Tolong, beritahu saya bagaimana caranya mencintai diri ini lagi seperti sedia kala.

More details
WpActionLinkContent Guidelines