De' Will's

De' Will's

  • WpView
    Reads 1,821
  • WpVote
    Votes 314
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 30, 2020
Ketika rasa mulai berbahasa, di ujung kepekaan ini aku menulis. Ada sebuah ketenangan tak berbentuk ku rasakan, dari lembaran-lembaran cerita yang ku baca di dinding hati. Engkau tak permisi untuk datang, dan tak berizin untuk singgah... Lalu mengapa kau tinggal? Ini hatiku... Ini adalah kediamanku... Dan aku terusik... Sekilat cahaya mata menampar keegoisan. Dan aku takluk... Berpasrah dalam takdir yang kau permainkan... Dan aku turut... Berlena dalam kubangan yang kau suguhkan... Dan aku menulis... Bukan, bukan sebuah cerita... Hanya aksara... Aksara yang bergores untuk sebuah rasa.... De' Will's Notes
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • Rintik Rindu
  • Coretan Hitam
  • ❄ Kata-kata Remaja ❄
  • P E R N A H
  • Indonesian Poetry
  • Kita dan Asa akan Harsa
  • KELUH
  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa

Publikasi ini adalah ruang dialog atau diskusi. Adapun materi yang disampaikan hanyalah sebuah kemungkinan di antara kemungkinan-kemungkinan yang lebih baik lagi dari apa yang kita anggap sebagai "puisi bagus". Silakan jadikan cemilan bagi yang suka nulis puisi. Semoga lekas kambuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines