Seharusnya aku tahu, meraih kebahagiaan sama saja seperti aku meraih udara. Hampa. Tak ada yang bisa kugenggam, selain partikel-partikel kecil yang berada di telapak tanganku. Seharusnya aku tahu itu, untuk tidak memaksakan diriku pada gelapnya bahagia di sisa hidupku.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
-
tolong ajari aku!! bagaimana cara menerima keadaan tanpa membenci kehidupan
Terkadang aku merasa iri ketika melihat orang lain dapat bahagia bersama keluarganya, sementara aku hanya bisa tersenyum pada saat hati ini terluka
-