Atas Nama Cinta [END]

Atas Nama Cinta [END]

  • WpView
    Reads 3,296
  • WpVote
    Votes 168
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 23, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Aku mungkin tidak sederajat dimatamu dan aku hanya bisa menatapmu dari pucuk ujung sedotan. Apapun akan aku lakukan untukmu, walau aku harus menguras sumur angker di belakang rumahmu. Meski aku selalu ada untukmu, tapi kenapa kau tak pernah anggap ku ada? -Calvin Joewono- Segala hal telah kuserahkan padamu, segala hal dalam hidupku telah kupercayakan padamu. Tapi kau mengkhianati kepercayaanku, kau pergi dengan semua hal miliku. Aku mohon kembalilah, bayar hutangmu beserta bunga-bunganya. -Vincent Enrique- Aku cinta padamu, tetapi begitu pun dengan sahabatku. Cintailah dia, cintailah aku. Hanya itu yang bisa kulakukan, membelahmu menjadi dua. Bagian atas untukku, bagian bawah untuknya. -Samuel Alexander- Saat ini hatiku memang belum bisa menerimamu. Bukannya aku angkuh atau memandangmu sebelah mata, tetapi inilah takdir, mataku yang kanan kelilipan. -Aurelia Lilian- 3 hati untuk 1 wanita. Siapa yang akan berhasil mendapatkan hati Aurel? Yuk baca ceritanya! Genre : Romance+Humor
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • RIVAL [Sudah Terbit]
  • [END] Blind Rainbow
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • PROMISE
  • Honestly Hurt [COMPLETED]
  • T I M E
  • Kelas A [End]
  • Eramnesia
  • Destiny(Selesai)✔️
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines