The Dregs

The Dregs

  • WpView
    Reads 65,676
  • WpVote
    Votes 5,884
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 14, 2016
SEQUEL MATCHA BLACK COFFEE (COMPLETE-PRIVATE ON) "Jika kopi bisa menggambarkan kehidupan ini, maka hidupku adalah kopi hitam tanpa sentuhan gula. Pahit dari tegukan pertama hingga hanya menyisa ampas." Empat tahun sudah berlalu sejak Hitam memilih langkah baru dalam hidupnya. Semuanya tidak pernah sama lagi. Ia mencoba mencari kebahagiannya sendiri, dengan memperbaiki diri dan tidak lagi menyia-nyiakan perempuan yang mencintainya. Tapi sayangnya hidup tidak semudah meminum kopi yang sudah ditabur gula. Bagaimanapun sempurnanya seseorang meracik kopi, tetap akan ada rasa pahit yang tertinggal. Hitam dihadapkan kepada pilihan yang tidak bisa ia tentukan pilihannya. Memilih kopi hitam yang sudah bertabur gula dengan sempurna atau memilih kopi hitam yang harus ia usahakan gulanya. Karena ketika memilih kopi hitam dengan gula yang sudah terasa sempurna, tidak semata-mata membuatnya menikmati kopi hitam tersebut. Terkadang memilih kopi hitam yang belum ditabur gula lebih memuaskan. Puas ketika bisa menentukan sebanyak apa gula yang akan dimasukkan. 13 Mei 2016
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CHOCOLATE OR COFFEE ( END )
  • This City
  • Eyes That Never Looked Back I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • Coffee Break Time
  • Moccacino
  • Kopi pahitku
  • OBSESSED with your body(END)
  • LOVATTE
  • Matcha Black Coffee

Dear Chocolate , kau itu banyak sekali disukai oleh semua kalangan . Kau tahu rasanya sangat manis sehingga membuat seseorang menjadi candu , tapi mereka selalu lupa kalau gigi mereka akan sakit kalau banyak makan makanan manis . Kau itu sama seperti kehidupan yang ku impikan , ibarat kau hanya manis diawal kehidupan dan sisanya hanya kesakitan yang membekas . Dear Coffee , kau dapat dijumpai hampir semua tempat . Rasamu sangat pahit , ibarat kehidupan yang pahit ini . Awal minum seseorang terkejut karena kepahitannya , namun berupa menjadi kebiasaan . Kau akan menganggap dia bukan pahit lagi, kau menganggap ia hanya air yang lewat. Tapi pada dasarnya kepahitannya itu bisa dikurangi dengan gula, gula yang telah menutup rasa pahit itu dan membuat rasa pahit di ujung.Ibarat gula itu membuat mu senang dan lupa akan pahitnya kehidupan, tapi kita pun menyadari kepahitannya diakhir hidup. Inilah kisah tentang Aisyah dan Adithya , bukan anggap saja ini kisah tentang Chocolate and Coffee.

More details
WpActionLinkContent Guidelines