Awal Akhir Cinta

Awal Akhir Cinta

  • WpView
    Membaca 48
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mei 30, 2016
"Ehhh, Liona kamu masih pengen tau siapa cewek disekolah yang aku suka?" tanya Dennis "Iya. Siapa orangnya?" jawabku "Orangnya tuu Kamu. Kamu mau jadi pacarku?" tanya Dennis "Ahhh? Aku ?" sontak saja aku yang sedang menikmati es krim terkejut. " Iya, kamu. Kamu mau ?" tanya Dennis sekali lagi. "Jujur Dennis aku juga sebenarnya dari awal kenal sama kamu. Aku udah ada rasa sama kamu. Aku sebenarnya pengen bilang sama kamu. Tapi aku takut kamu nolak dan kita selesai temenan. Okk. Aku mau jadi pacar kamu." jawabku. "Beneran?" tanya Dennis. " Iya Sayangg" jawabku dengan malu Dan akhirnya kami pun resmi berpacaran tepat di tanggal 22. Dan tanpa aku sadari sebelumnya ternyata Dennis juga lahir pada tanggal 22 juga. Begitupun denganku Sebenarnya Aku lahir pada tanggal 22. Jadi, buat kita itu tanggal 22 thuu istimewa banget
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • KEPINCUT BRONDONG
  • You are My Destiny (Completed)
  • My Three Brothers [Terbit]
  • Dating Demi Gengsi
  • RAFA(Rain Rafa)
  • THE NAIAD (transmigrasi) {END}
  • She Pluviophile
  • Relationshit
  • Stay With Me
  • JACKSON [SELESAI]

18+ Peringatan! Cerita ini bisa membuat kamu cengar-cengir gajelas. Yang butuh bacaan ringan buat hiburan penghilang stres, kamu berada di tempat yang tepat. *Kepincut Brondong sinopsis: "Gue mau jadi pacar lo. Buat tiga bulan doang. Gimana?" Aku mencoba bernegosiasi. "Ha? Tiga bulan? Apaan tuh tiga bulan? Bentar amat? Kredit hape aja lima bulan, Kak." Ijun terheran. "Mau enggak? Kalo lo enggak mau ya udah. Mending lo ga usah jadi pacar gue. Jadi anak pungut gue aja!" kataku sembarangan. "Kesannya kita pacaran kayak main-main kalo kek gitu, Kak." "Ya emang main-main. Lo ngarep apa? Pacaran srius sama cewek yang empat taun lebih tua dari lo? Lo masih waras, kan?" "Tapi gue beneran suka sama lo, Kak." "Ga papa! Itu wajar. Selama lo suka sama cewek, itu artinya lo normal," tanggapku. "Tiga bulan yah?" Ijun nampak menimbang. Aku mengiyakan sambil tersenyum geli. Dalam hati aku menertawakan kegilaanku ini. "Setelah tiga bulan?" Ijun mulai tertarik. "Kita putus. Gue mau cari pacar baru, dan lo juga boleh cari pacar baru." "Kalo lo malah jatuh cinta sama gue?" tanya anak itu percaya diri. Buju buneeengg ... pede banget lo Ijuuunn ... aku tertawa saja. "Kalo gue jatuh cinta sama lo, lo harus bawa gue ke rumah sakit jiwa. Karna pasti gue udah enggak waras." ____ Pacaran sama bocah SMA? Oohh ... aku pasti sudah gila! Tapi anak itu tampan dan menggemaskan. Dan lebih dari itu, dia datang saat hatiku hancur lebur karna dihianati. Benar, Ijun datang mengisi kehampaanku. Tapi benarkah aku jatuh cinta pada Brondong yang usianya lebih muda empat tahun dariku? Yang benar saja!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan