Highlander Syndrome (SoonHoon)

Highlander Syndrome (SoonHoon)

  • WpView
    LECTURAS 166,676
  • WpVote
    Votos 17,510
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadConcluida mar, ago 30, 2016
Hoshi, namja tampan bermata sipit yang di gilai yeoja di sekolahnya. Suka berganti- ganti pasangan, bukan karena dia yang playboy melainkan karena dia yang tak tega ketika harus menolak seseorang yang menyatakan perasaan padanya. Hoshi merasa hidupnya biasa saja seperti remaja seusianya, hingga dia bertemu dengan seorang namja mungil di sebuah toko bunga. Mulai saat itu, Hoshi merasa ada yang tak beres dengan dirinya. "Fisikku memang terlihat seperti di bawah usiamu, tapi sebenarnya usiaku jauh di atasmu. Kalau aku katakan, kau pasti tak akan percaya." (Dilarang mengcopy atau menyalin cerita ini. Apalagi mengakui sebagai karya milik anda.)
Todos los derechos reservados
#23
soonhoon
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [✔]  Selene || Soonhoon (BxB)
  • eine kleine ; soonhoon ✔️
  • Love Material [Soonhoon]
  • HEIR [MINWON VERS] || TAMAT ✅
  • UNCLE [SEOKSOON FANFICTION] ✔️
  • Mortal Enemy|• {SoonHoon}•| Lokal
  • After Wedding || Soonhoon
  • Flirty || SoonHoon [✓]
  • Our Wedding [Soonhoon GS]
  • [√] You Never Know | SoonHoon

[Completed] "Apa yang kau cintai itu hanyalah mitos belaka, bukalah matamu dan lihatlah kenyataan! Kau tidak hidup di zaman batu lagi!" "Dasar anak aneh, masa kau lebih mencintai dongeng hayalan negri barat itu daripada sejarah negaramu sendiri? Kau itu tinggalnya di Korea, bukan di Yunani" "Kau terlalu banyak berkhayal!" *** Kwon Soonyoung adalah seorang pemuda yang terpukau oleh mitologi yunani. Dan ia sudah kenyang dihina belum lagi disindir oleh teman-temannya hanya karena hal itu. Kehidupan pribadinya pun tidak lebih baik daripada kehidupannya di sekolahnya, sang ayah sangatlah kasar dan semena-mena, kerap kali pria tua itu menghadiahinya memar dan luka di sana-sini. Di hari dimana ia memutuskan untuk mengakhiri episode dalam hidupnya, sebuah keajaiban terjadi. Dihadapannya kini tampak seorang pemuda berambut keperakan yang bercahaya ditengah gelapnya malam. Pemuda itu mengulurkan tangannya dan berkata. "Namaku Artemis dan aku membutuhkan bantuanmu."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido