Polaroids of Us

Polaroids of Us

  • WpView
    Reads 1,626
  • WpVote
    Votes 256
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 8, 2018
Awalnya, Theodore Knoblauch dan Adelaide Sanggarjunawan adalah dua orang, beda gender, yang saling membenci satu sama lain, karena, well, suatu insiden yang awalnya bermula dari sebuah perkenalan. Itu, sih, cuman awalnya. Tapi, Pandangan mereka berubah ketika mereka berdua dengan amat sangat terpaksa harus menghadiri sebuah pesta. Dan, gawat! Raihan, teman sekelasnya, yang sangat tahu kalau mereka saling membenci dan tidak pernah akur itu; memergokinya. Hingga pada akhirnya mereka berdua memilih untuk menyerah di sebuah pertunjukan teater, tugas Seni Budaya.
All Rights Reserved
#612
crazy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Past
  • Too Handsome to Function
  • ✔ My Autism Husband (terbit)
  • Hangkara Langit Senja (Chapter 2)
  • [1] Bad Girl Hates Color
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)
  • POSSESSIVE GALAKSI | Terbit
  • Nayra✔️
  • REVANARA
  • LOVE OF THE PAST
The Past

Dia adalah seorang badboy dengan sifat badboy pada umumnya. Rokok, mabuk, balapan, clubbing, playboy, bahkan baku hantam sudah menjadi nama tengahnya. Tetapi dia jenis badboy yang berbeda. Dia menjadi orang yang berbeda saat mengenakan seragam sekolah. Dia yang suka rokok dan mabuk, menghindari itu semua saat mengenakan seragam sekolah. Dia yang tak segan melayangkan pukulan saat marah, lebih bisa mengontrol diri saat mengenakan seragam sekolah. Dia yang ditakuti semua orang karena menyandang marga Theodore dibelakang namanya, saat mengenakan seragam sekolah, ia disegani oleh guru-guru dan siswa-siswa karena prestasi yang ia toreh selama dua tahun menjejakkan kaki di jenjang SMA. Namun, dibalik batu ada udang. Begitupula dirinya yang tak bisa terus-terusan menyembunyikan sifat aslinya. Semenjak dirinya bertemu 'dia', segala kebusukannya mulai terbongkar satu persatu. Ditambah musuh terbesarnya pindah ke sekolah yang sama dengannya, identitasnya semakin terancam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines