Pohon Tua di Bukit Alva

Pohon Tua di Bukit Alva

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 14, 2016
Bagaimana rasanya ketika kamu bertemu dengan pria yang kau suka, dia datang seketika. Bisa membuat mereka jatuh cinta. Tapi seketika juga pria itu pergi membuat kita hancur, tapi setelahnya bisa membuat kita bahagia. Penasaran ceritanya? Baca cerita pertamaku ya! "Pohon Tua di Bukit Alva".
All Rights Reserved
#591
terharu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Senandika
  • 2 Minus 1 [END]
  • CARAKU MENDAPATKANMU
  • AMERTA : The Last Embrace
  • Tears Me Comeback
  • TERKENANG
  • First Love

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines