Story cover for Dreaming alone by ViaRis_Tya
Dreaming alone
  • WpView
    Membaca 64
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 64
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
Lengkap, Awal publikasi Mei 15, 2016
Gadis itu. Dia yang menyukai Sang Pria diam - diam. Menatapnya dari kejauhan. Mengagumi sosok tampannya. Dan mencintainya sepenuh hati. Namun, pernahkan barang sekali Sang Pria menanggapinya?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Dreaming alone ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#567romence
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Erlangga cover
COMPLICATED LOVE #wattys2019 cover
FRIENDZONE | ✔ cover
Two Love One The Heart [On Going] cover
Bintang Embun Dalam Kenangan cover
BADBOY 💗 GOODGIRL cover
Loving in Silence [THE END] cover
D I A M cover
Takdir dan lukanya(End) cover
Friendzone cover

Erlangga

7 bab Lengkap

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?