The Beautiful Sins

The Beautiful Sins

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 16, 2016
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Kembali pada tanggal itu? Benar, 2XXX bagus? Tentu saja, disana pria itu tampan dan gagah bukan? Siapa lagi namanya? Em... Liam? Tunggu, Liam Parker, betul sekali, OMG, dia tampan banget...? Eh, dia mendekatiku, aku menatap matanya kebingungan, terlihat sekali betapa tidak fokus dan linglungnya aku untuk menyapanya.... tapi tanpa aku sadar hubungan ini adalah tangga nada menuju yang tidak pernah kupikirkan..
All Rights Reserved
#13
hitman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sekali Lagi, Please!
  • The Rainy Nights (END)
  • Secret Admirer
  • Terjerat obsesi Yandere
  • Twisted Fate (Complete)
  • Ghost in Summer | ✔
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||

⚠️Konten Eksplisit⚠️ ⚠️ Adult only, be a wise ⚠️ Seperti kena kutuk dan hanya sebagai penonton bagi kehidupan sukses orang-orang disekitarnya, Daya sudah kepala 3 dan belum juga menikah, pacar pun ia tidak punya. Sudahlah pula menjadi tulang punggung untuk kedua orangtuanya dari pembagian gaji yang tidak seberapa. Hingga suatu hari ia bertemu dengan Luqy, pria kaya pemilik toko sembako dari masa lalunya yang telah berubah 180 derajat. Dewasa, mapan, dan terlalu memikat untuk diabaikan. Masalah baru muncul setelah ia menyadari bahwa Luqy adalah paman dari sahabat karibnya, Meysie. Seperti ditusuk kilat petir kesadaran, wajah Meysie berubah. "Ya ampun... Jangan-jangan kamu naksir Om ku, ya? Sekolah tempatmu kerja kan sebelahan dengan Tokonya Om" Aku tercekat. "Aku naksir? Siapa?" "Luqy! Om ku! Astaga, pantes kamu marah-marah tadi!" Aku membuka mulut, lalu menutupnya lagi. "Dia... Om kamu?" Meysie mengangguk. "Adik Mamaku. Udah tinggal di sini sejak pindah ke kota. Ya ampun, kamu kira aku pacaran sama dia?" Akankan kesempatan kedua itu mereka dapatkan lagi? Sumber Cover by Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines