Tebak-tebakan Cinta

Tebak-tebakan Cinta

  • WpView
    Reads 793
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 10, 2017
"Nyatakan perasaan cinta lo ke orang yang lo sukai." Deg Hening. Semua orang menanti-nanti kalimat apa yang akan keluar dari mulut Ega. Apalagi Mega. Mega masih bersusah payah meredam jantungnya yang berdegup semakin kencang. Meredam peluh yang kalau dibiarkan keluar akan membanjiri sekujur tubuhnya. Terlebih mencoba meredam debaran hatinya yang semakin tak karuan. Akankah Ega menyatakan cintanya? Ke siapaya kira-kira? Gue? Gue harap sih. Tapi gimana kalo bukan gue. Duh. Gue siap gak ya? Arrgghhhh. Hati kecil Mega bertengkar di sana. "Oke, tapi bukan hari ini. Seminggu lagi gue bakal nyatain cinta gue ... di sini, di tempat ini, di jam dan di detik ini." Ada misteri apakah dalam 7 hari nanti? akankah Ega menepati janji itu? @copyright2016
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STUCK
  • ALSTARAN [END]
  • AFTER (COMPLETE)
  • Kisah Dari Mega
  • Maaf' (Revisi)
  • save me
  • Kebodohanmu Akhir Cerita Kita (TELAH TERBIT)
  • Dia Anggana.
STUCK

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines