I MISS YOU ALL DAY EVERYDAY

I MISS YOU ALL DAY EVERYDAY

  • WpView
    LECTURAS 41
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 14, 2017
"Melupakan seseorang yang sangat kita cintai, mungkin bagiku hal yang sulit. Apalagi mengenang masa-masa indah yang di lalui bersamanya." -Maira Queena Azhael- "Apakah salah, jika pasangan kekasih yang sudah putus masih menginginkan hubungan yang seperti dulu itu terulang kembali? Memulai semuanya dari awal, dan melupakan semua kesalah pahaman yang pernah terjadi?, Semoga saja tidak." -Putra Ardaffaldi Malik- Ps: karna ini karya saya yang pertama dan hasil pemikiran saya sendiri, jadi harap dimaklumi kalau saya blm pandai menulis wkwk.
Todos los derechos reservados
#489
kiss
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Felicia> Januari With You
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔
  • Ingkar 🌿|| Ending
  • AURORA
  • The Chance
  • DEAR LOVE

‎Hendra... ‎seorang anak SMP yang bahkan tak lagi bersekolah. ‎Kulitnya legam, senyumnya pelan, ‎hidupnya penuh hinaan dan tatapan jijik. ‎ ‎Ia hanya ingin dagangannya laku... ‎dan pulang tanpa luka yang terlalu dalam. ‎ ‎Hingga suatu hari, ‎datanglah seorang gadis seperti bidadari. ‎Felicia. ‎ ‎Gadis cantik bermata sipit, keturunan kaya, ‎berjalan pelan ke arahnya... ‎lalu bicara dengan suara paling lembut yang pernah ia dengar. ‎ ‎Felicia tidak takut, tidak jijik. ‎Ia menggenggam tangan Hendra... ‎menemani dagangannya, duduk di sisinya, ‎dan mencintai dia-yang bahkan tak pernah mencintai dirinya sendiri. ‎ ‎Hari demi hari, Felicia menjadi cahaya. ‎Membuat Hendra tersenyum. Membuatnya percaya... ‎bahwa seseorang sepertinya bisa dicintai... bisa berarti. ‎ ‎Tapi cinta seperti Felicia tak datang untuk selamanya. ‎ ‎Dulu, seorang kakek pernah berkata, ‎"Kalau suatu hari... ada seseorang yang datang padamu, ‎seseorang yang mustahil untuk hadir dalam hidupmu... ‎tapi dia datang, menoleh, tersenyum, lalu duduk di sebelahmu, ‎biasanya... dia hanya dikirim untuk sebentar saja. ‎Untuk membuatmu merasa dicintai, ‎untuk menyembuhkan hatimu yang diam-diam patah. ‎Lalu setelah itu... dia akan pergi. ‎Bukan karena tak cinta... ‎tapi karena Penciptanya memanggil pulang." ‎ ‎Benarkah... Felicia akan pergi? ‎Apakah cinta sehangat itu... hanya datang untuk dikenang? ‎Dan bila benar ia akan hilang... ‎mampukah Hendra mengucap selamat tinggal... pada satu-satunya cahaya dalam hidupnya? 💔 ‎.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido