My Everything

My Everything

  • WpView
    LECTURES 65
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., mai 26, 2017
Saat itu, dia datang. Merubah segalanya. Memberi celah bagaimana aku harus membuka hatiku. Tapi aku tutup rapat. Mencoba bertahan dengan cinta yang aku pertahankan. Dan, segala perhatian yang memang manis itu aku berusaha menolak. Tapi,di satu sisi pun aku merasa berbeda. Hingga suatu waktu datang dan merubahnya lagi. Apakan ini yang di sebut cinta datang terlambat? Atau Karma? Apakah nanti aku akan merubahnya kembali? Dan memberi celah untuk dia. Dia,yang mungkin akan menjadi segalanya bagiku? 'Tapi aku sadar, mencintai sendirian bukanlah cinta yang wajar' Copyright © 2017 by larasajengpuspawati
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Everything Happens for a Reason
  • Cerita Tentang Kita
  • Akar dan Ranting
  • Mungkin? (Tamat)
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • Langit Senja
  • SEANDAINYA CINTA
  • BREATHE

Segalanya terjadi begitu cepat. Otakku belum bisa bekerja maksimal untuk mengerti apa yang sedang terjadi. Kalau saja aku tahu hal ini akan terjadi, aku akan menggunakan waktuku sebaik - baiknya. Aku akan mengukir kenangan terbaik bersamanya. Aku akan berada di sisinya di saat - saat terakhirnya. Mengapa ini terjadi begitu cepat? Aku masih sulit mencerna apa yang terjadi. Aku bertemu dengannya seperti baru kemarin saja. Bersama dengannya membuat waktu seolah - olah berhenti. Membuatku tidak bisa memikirkan apa - apa selain kebersamaanku dengannya. Itu sungguh menyenangkan. Rasanya aku ingin membunuh waktu agar waktu tidak berjalan dan aku dapat terus bersamanya. Sekarang, kebersamaan itu hilang begitu saja. Lenyap ditelan bumi. Andai aku mempunyai mesin waktu, aku tidak akan membiarkan hal ini menimpa dirinya. Aku tidak mau kehilangan dirinya. Waktu. Sekarang aku jadi membenci waktu. Mengapa waktu tidak bisa memberi pertanda bahwa sesuatu akan terjadi? Mengapa waktu terus berjalan begitu saja tanpa memikirkan perasaan orang lain? Perasaanku. Semua hal yang kupercaya berbalik menentangku. Aku tidak tahu apa yang harus kupercayai.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu