SORRY
  • WpView
    Reads 444
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 18, 2016
"Jika kau pernah patah hati, tidak menjamin kau akan berhenti untuk jatuh hati" Pengorbanan seorang wanita yang memiliki ketulusan dan rela berjuang sendiri, Namun di hianati oleh pria yang terlambat untuk menyadari, Menimbulkan goresan luka cukup pedih, Sampai datang seseorang yang dapat mengobati, Penyesalan pun mulai menghantui. Akankah kata maaf mampu memperbaiki?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regrets of Love
  • Dalam Diam
  • Consequences (Completed)
  • The Secret Affairs (REVISI ✔️ - One Direction Fanfiction)
  • Paper Airplane
  • LailA
  • Let Me Love You (Justin Bieber Love Story)
  • Fragment [END]
  • She's Not Afraid

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?

More details
WpActionLinkContent Guidelines