Apa Yang Menyiksa Ku

Apa Yang Menyiksa Ku

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, May 20, 2016
Entah apa maksud ini semua. Alur cerita hidupku seakan berbeda. Aku begitu berbeda dengan mereka. Bukan tentang fisik melainkan tentang suatu keberuntungan. Mereka begitu beruntung memiliki hidup ini. Mereka selalu beruntung ketika doa-doa mereka cepat sekali Allah kabulkan. Aku irih,sangat irih. Aku merasa Allah tidak menyayangiku. Aku rasa Allah menelantarkan ku. Sabarku. Keluhan ku. Ikhlasku. Ku simpan dalam hatiku. Dan mungkin mereka tau bhwa raut wajahku menyimpan kesedihan dan kekecewaan. Ya, bagaimana tidak. Saat yg ku doakan, yg ku harapkan dan yg sudah ku rancang-rancang ternyata terjadi tidak sesuai kehendak ku. Terkadang Skenario Allah berbeda dengan ku. Bagaimana cara ku ungkapkan sedih ini. Bagaimana cara ku tulis tentang ini. Ingin ku lepaskan semua beban yg menganjal di hatiku. Ampun ya Allah. Ampun Harusnya aku syukuri nikmat mu. Harusnya aku sabari dengan ujian mu. Harusnya aku tau. Ini kebaikan untukku. Namun aku manusia biasa Tuhan. Tak terlepas dari keluhan. ?
All Rights Reserved
#5
rintihanhati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA
  • Perjalanan Cintaku...
  • SERIBU SISI ORIGAMI [COMPLETED]
  • Puing luka
  • (Bukan) Keluarga
  •  Mengikhlaskanmu Di Ujung Senja (PROSES REVISI)

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines