SAVE ME ;kth pcy

SAVE ME ;kth pcy

  • WpView
    Reads 265
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 6, 2017
Oh Hanji, Siswi pindahan dari Busan ini baru saja pindah ke Seoul. Kota baru, hari baru, dan sekolah baru tentunya. Gadis itu masuk di sekolah yang cukup terkenal di Seoul. Bangunan itu cukup lama berdiri, tetapi masih bagus, hanya saja sedikit menyeramkan. Saat gadis itu melewati lorong yang akan membawanya ke kelas barunya. Tiba tiba dia terdiam. Menatap takut ke depan. 'Lagi, itu terjadi lagi. Kenapa, aku melihatnya lagi'-batin Hanji Yah, sudah 15 tahun dia tidak melihat ini. Dia bisa melihat apa yang tidak orang lain lihat. Kini tubuhnya gemetar, keringat dingin pun mulai keluar. Perlahan lahan dia berjalan mundur. Saat dia berjalan mundur dia menabrak seseorang. Dengan cepat gadis itu menoleh. Dia pun mendapatin seorang laki laki tinggi, tampan, dan manis. Laki laki itu pun tersenyum yang mungkin membuat semua gadis meleleh. Saat itu, disisi lain ada seorang laki laki yang sedang melihat adegan itu dengan senyum miring dan berkata. "Aku mendapatkan mangsa baru."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shining Star
  • GAZE
  • Ahjussi
  • how could it be? (V bts fanfiction)
  • Something (Yoonmin) - END
  • FALLIN [Tahap Revisi]
  • Become Your Assistant -MYG
  • Cutie Sunbaenim [KOOKMIN] ✔
  • Tak Tergantikan
  • Sekolah Cogan✔

Hidup yang pernah kupandang sebelah mata, kini menjadi lebih indah karena kehadiran orang - orang baik di sekelilingku. Kita hanya butuh mereka untuk meyakinkan bahwa Dunia baik - baik saja meski keadaan di luar sana berkata sebaliknya. Kemudian, pernah terluka tidak menjadikanku lantas mendendam pada hidup. Sebaliknya, aku akan mengejek masa lalu yang telah banyak memberiku airmata dengan tawa bahagia yang kini kuciptakan dan tercipta di sekelilingku. Dan berapa kalipun hidup menertawakanku yang terjatuh, aku tidak akan menangis dan berdiam diri untuk tertinggal dengan rasa penyesalan yang membuat dadaku sesak. Aku akan bangkit dan berlari, mengejar segala impian yang sudah kurawat sejak kecil dan membuat mimpi - mimpiku terwujud satu persatu. Dan hingga di titik ini, aku merasa menang dari ejekan penyesalan masa lalu yang masih belum berhasil menarikku mundur untuk mencaci mereka dengan energi yang kupunya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines