PATIENCE of LOVE

PATIENCE of LOVE

  • WpView
    Reads 108,879
  • WpVote
    Votes 3,643
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 30, 2019
Apapun yang terjadi, nikmatilah hidup ini. Hapus air mata, tebarkan senyummu. Terkadang, senyum terindah datang setelah air mata penuh luka. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Aku jatuh cinta padanya. Aku tinggal satu atap dengannya, bahkan satu ranjang. Namun, apa daya saat di hatinya telah terukir nama wanita lain. Aku bertahan dari sifat dinginnya, bertahan dari ketidakpeduliannya, bertahan dari rasa sakit hati. Hanya demi sebuah hubungan yang pasti dan sah, yaitu pernikahan. Wajar jika dia tidak mencintai aku dan berharap menikahi wanita yang dicintai olehnya, dan itu bukan aku. Kami menikah hanya dengan demi keluarga. Perjodohan untuk membahagiakan mereka yang kami disebut orang tua. Demi bakti dan kasih kami pada mereka, kami rela menggadaikan rasa yang ada. ...... Ini adalah kisahku dan jadilah saksi akan kebahagiaan yang ingin ku raih. ~Tsaury Kancana~ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
All Rights Reserved
#134
azzam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RANNA
  • Darsa (END)
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Thursday Sweet
  • Poison Of Love
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • Capuccino Sore Itu  ✅ [Tamat dan sudah Direvisi]
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Dear Imamku
  • Derana Duka (lengkap)
RANNA

Tidak semua hal yang berawal indah berakhir dengan indah. Tidak semua hal yang manis akan selamanya manis. Tidak semua hal yang selalu ada akan tetap begitu, apakah kamu juga begitu? Tidak semua kisah cinta di penuhi dengan cinta. Tidak semua ketulusan di balas dengan semestinya. Tidak semua orang mengerti itu, apakah itu kamu? Inilah kisahnya, Ketulusannya di ambil dari keikhlasannya. Cintanya di ambil dari pembuktiannya. Apapun akhir kisahnya nanti, setidaknya kita pernah berada dalam alur yang sama meski dalam peran yang berbeda. Akkhirnya, perjalanan panjang ini sudah menemukan tujuannya. Meski pada akhirnya, kita tiba di pelabuhan yang berbeda. Sepertinya, ada yang salah dalam perjalanan kita kemarin. Bukan kita, lebih tepatnya aku dan kamu. Aku yang pernah mencintaimu sampai sehabis-habisnya, dan kamu yang menghabiskan cintaku sampai hilang tak bersisa. Terimakasih pernah menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan ini. Aku akan mengenangmu sebagai orang yang pernah sangat aku cintai. Aku akan mengingat segalanya tanpa ada yang terlewatkan, bahkan sampai semua itu bosan untuk hinggap di ingatanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines