Story cover for Luka Andini by Silvi_Read
Luka Andini
  • WpView
    Reads 1,668
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 1,668
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published May 22, 2016
Kadang aku berpikir rumah ku adalah penjara. Bukan tanpa alasan, aku berkata demikian. Aku merasakan tak kasat mata di rumah ini. Tapi walaupun terasa kasat mata, rumah ini mengekangku..

Aku harus rela menjadi yang nomor dua dalam hal apapun. Apapun... Benar apapun.. Dan tak ada hak apapun untuk memberikan pendapat ketidaksukaanku.

Aku harus rela berkorban...
Bahkan sekalipun tentang...

Orang yang aku cintai.

- Silvia Andini -
All Rights Reserved
Sign up to add Luka Andini to your library and receive updates
or
#206elang
Content Guidelines
You may also like
RUMAH KITA by MuktaharaMukhatara
8 parts Complete
Rumah adalah tempat ternyaman dikala, hati dan jiwa kita runtuh. disaat Tenga kita habis untuk dunia ini .di saat kita capek hadapi seluruh dunia ini, rumah tempat ternyaman saat kita pulang tapi, bagaimana kalo rumah itu sendiri .bukan tempat, ternyaman untuk diri kita sendiri. maka seluruh, tubuh kita sudah hancur jikalau rumah yang selama ini tempati , di besarkan, hanya menjadi rumah singgah saja bagi diri kita bukan menjadi rumah kita. itulah yang dirasakan oleh Asyifa Zahra Wijaya di saat usia nya 12 tahun dia sudah merasakan lelah dalam hidup nya . bahkan sampai dewasa pun di Masi sama mengatakan lelah dalam hidup nya. " ya Allah aku menerima dengan takdir yang kujalani saat ini. tapi aku cuma minta satu tolong jangan samakan ,takdir ku ini dengan ,bayi yang ku kandung ini. cukup aku saja" ujar Syifa dalam doa nya " Rumah itu bukan tentang rumah yang dibangun dengan kayu, atau rumah yang dibangun dengan bata ,tapi rumah yang di bangun oleh kedua orang tua .maksudnya, rumah itu seperti orang tua dialah pokok rumah kalian ,atap dan tiang itu bagaikan kedua orang tua, dan anak-anak adalah dinding nya rumah itu , itulah rumah yang sebenarnya " ujar ustadz Yusuf dalam kajian nya __________ TIDAK SEMUA RUMAH ITU ADALAH TEMPAT TERNYAMAN! AISYAH" tegas siyfa dengan nada keras Aisyah hanya terdiam sambil matanya terus menatap siyfa yang tengah bersandar di dinding yang tak henti - hentinya menangis sambil sesekali memukul dadanya . " Aku capek " " Aku capek" " Aku capek" ujar siyfa tiga kali menatap Aisyah dengan mata yang sembab . _______ jangan dilihat ajak yuk baca buat yang merasa keluarga broken home semangat melanjutkan hidup ❗ini bukan tentang kita lemah tapi ini tentang cara melanjutkan hidup kita
You may also like
Slide 1 of 8
Home? cover
Cinta Dan Luka cover
ARSENIO [KEPERGIANNYA]✔️ cover
Two Story To You cover
Before Goodbye  cover
HURT (my Sister Is My Enemy) cover
RUMAH KITA cover
HILANG, BERGANTI cover

Home?

45 parts Ongoing

Bagi mereka Rumah adalah tempat ternyaman. namun bagi ku Rumah adalah Neraka yang menyeramkan. "Ayah memang pahlawanku tetapi aku tidak mengakuinya, aku memang membencinya tetapi aku mencitainya, di kala ayah tidak mengakui aku aku merasakan sakit yang dalam dan aku terus berpikir apa aku hama di keluarga Nugroho sehingga ayah tidak sudi mengakui aku sebagai anaknya?" - Laura Putri Nugroho ini cerita murni dari aku ya, maaf kalo ga nyambung soalnya baru pemula hehe!.