Little Story

Little Story

  • WpView
    Membaca 139
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Agt 19, 2017
Ini aku, Cinta. Tak lebih hanya sebuah mutiara yang tersembunyi dalam lautan kesedihan. Sangat tersembunyi hingga malaikat pun tak bisa melihatku tanpa bantuan mata Tuhan. Tak ada satu pun yang bisa membaca hatiku kecuali Tuhanku. Aku hidup dalam riak hidupku sendiri hingga akhir hayat. Tak ada yang ingin kumiliki karena pada akhirnya aku juga akan mati . Aku hanya ingin berbagi demi melihat tawa dan senyuman abadi dari orang-orang luar yang mau menjadi temanku. Aku ingin melihat lebih banyak senyuman, tawa, dan keceriaan. Membahagiakan lebih banyak manusia dengan apapun yang bisa kulakukan. Aku sangat bahagia saat melihat senyuman tulus mereka untukku. Aku akan terus berusaha ceria dan berbagi senyuman meski jiwaku harus bertarung dengan sakitnya air mata dan kepedihan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ngger adalah vandyku
  • SasuHina - Love Story
  • You And I
  • •MY ANGEL• |~MIN YOONGI~|
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • Always Be With You
  • Mahligai Sunyi
  • SasuHina - I Knew I Love You
  • Terjebak Nostalgia
  • Menulis untuk Diri Sendiri

hatiku tersobek. terkoyak! entahlah..aku bingung mendiskripsikannya. aku tak tau harus bagaimana menceritakan sakitnya. hatiku sudah tak utuh! begitu yg ku tau.. . manusia yg kucintai ini jelas penyebab perihnya. aku tak tau apa yg ada diotaknya. lebih frontal jika waktu itu aku tak takut dosa mungkin sudah kubunuh dia. kubuka batok kepalanya agar aku bisa mencuci otaknya! gila! yaa gila mungkin gambaran yang tepat untuk khayalan pembunuhan yang ku bayangkan. lagi-lagi hanya khayalan. aku masih cukup waras untuk mengabiskan sisa usiaku dengan baik,bukan hanya karna emosi ku yang meledak saat orang yang tak kurang dari 4tahun ini menghujam jantungku tanpa ampun dengan mengkhianatiku lantas aku di bui karna membunuhnya. . 'mengapa begitu tega?' jerit batinku berkali-kali yang dengan begitu otakku membenarkan tentang apa yg ku khayalkan. membuka batok kepalannya agar aku bisa mencuci otaknya adalah hal yang mungkin akan membuatku puas sekaligus membuat batinku menjerit lebih keras lagi. kenapa? yaa alasannya sudah sangat jelas. aku sangat mencintainya tidak kurang dari 4th ini. . . . hallo ini pengalaman pertama ku menulis di wattpad. tentu dukungan dan partisipasi juga saran kalian sangat ku butuhkan. cerita ini 70% real, 30% bumbu penyedap. selamat membaca ❤❤❤

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan