We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Musuhku Jodohku

Musuhku Jodohku

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 1, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
" Kau tahu tak , kau ni orang pertama dan terakhir musuh aku yang paling aku benci " kata Amira dengan perasaan penuh kebencian terhadap Alief . Amira terus meninggalkan Alief yang terkejut dengan tindakan berani Amira . ------------------------------------------------------------- " abang tak sangka yang kita jadi suami isteri kan ? Dulu , kita selalu gaduh , bertengkar . " kata Alief sambil mencuit hidung mancung Amira. " Sayang pun . Sayang ingat lagi , kita pernah gaduh teruk sampai sayang tampar abang sebab abang tuang air dekat sayang . " Amira terus ketawa apabila teringat kembali memori semasa mereka di persekolahan . -------------------------------------------------------------
All Rights Reserved
#168
hate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 2 || Bad Girl ✓
  • My Sweet Heart(Complete)
  • 𝕀𝕊𝕋𝔼ℝ𝕀 𝕄ℝ. 𝔹𝔸𝔻 𝔹𝕆𝕐
  • Cikguku Husbandku
  • HER | ADAM X ARRIEYA
  • BUNGA TERAKHIRKU ( salahkah terus berharap?)
  • Saya Sayang Awak
  • COUPLE RIVALRY
  • SERIBU RINDU
  • [C] Aeldra Hayyan : Sweet Scelestus

Karya keduaku. Selamat membaca! Status: Complete! "Hello, better you said that magic words!" - Amyra "Love? Honey? Baby?" - Zarith Dirempuh ketika pertama kali masuk ke Sekolah Menengah Kebangsaan Wira Permai, Amyra sungguh berang! Sudahlah baju sekolahnya berwarna putih. Ada pula mee kari kepunyaan Zarith?! Sejak dari hari tu, mereka mula bergaduh. Bagai anjing dan kucing, pantang jumpa mesti mahu diajak bertarung! "Stop treat me like I want to die!" - Zarith "But I have to, sorry." - Amyra "Pergi mam**s lah kau!" - Zarith Tidak henti-henti bergaduh. Sehingga Amyra mengetahui kenapa Zarith berperangai sebegitu. Dingin. Kasar. Beku. "The h*ll?! Kau fikir aku perempuan murahan ke?" - Amyra "Aku lebih berbisa daripada sang ular." - Zarith Daripada bergaduh, mereka mula berbaik. Sehingga Zarith menghilangkan diri. Amyra mula tidak senang hati. Apakah berlaku sesuatu yang tidak elok kepada Zarith? Kalau tidak, mengapa Zarith tidak memunculkan diri? Pergaduhan yang tercetus menyebabkan masing-masing terpaut hati. Apakah mereka mampu meraih cinta yang suci?

More details
WpActionLinkContent Guidelines