Sahabat Sejati

Sahabat Sejati

  • WpView
    Leituras 45,198
  • WpVote
    Votos 792
  • WpPart
    Capítulos 8
WpMetadataReadConcluída sex, mai 27, 2016
WpInfo
Ficção
Romance
Pagi pun datang menyinari dunia.Tampak seorang gadis perempuan berpakaian seragam sekolah SMP sedang berjalan kaki. Dengan senyuman yang indah ia pun berjalan dengan wajah yang riang, gadis itu bernama Cherly. Saat sampai di gerbang sekolah, ia melihat sahabatnya yang bernama Kezi menuju kelas. Ia pun menyapa dan mendekati Kezi. "Hai Kezi apa kabar?" tanya Cherly kepada Kezi, Kezi pun tidak menjawab dan seolah tidak mendengar perkataan dari Cherly, ia hanya melihat dan pergi meninggalkan Cherly. Cherly pun kebingungan dengan sikap Kezi yang tiba-tiba aneh seperti itu. Sesampainya di kelas, terlihat Kezi pun termenung, dan Cherly pun pergi mendekatinya. "Kezi, kamu kenapa termenung?" tanya Cherly kepada Kezi. "Kamu nggak usah ngatur, aku mau termenung kek, mau tidur kek, terserah aku kenapa kamu yang ngatur, jawab Kezi kepada Cherly sambil membentak bentak Cherly. Cherly yang mendengar perkataan dari Kezi mulai sedih entah apa yng terjadi pada sahabatnya itu sendiri. Lanjutanny!!
Todos os Direitos Reservados
#61
jaim
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Zenna Story
  • Matematika
  • Black Angel (Dalam Tahap Revisi)
  • QUEEN RERE [END]
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • SHEFAYRA
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • DIA PERGI?!
  • Cuaca
  • Dinding Sunyi

Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo