Angel Eyes with My Dreams

Angel Eyes with My Dreams

  • WpView
    Reads 6,154
  • WpVote
    Votes 435
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jun 3, 2016
[NAZARA] Gelap... Hanya itu yang dapat ia lihat, Indra peraba satu-satunya alat untuknya mengenali sekitarnya. Walau gelap itu terus mengikutinya, namun MIMPI masa kecilnya untuk menjadi seorang bintang panggung tetap tak terhapus dari angan-angan'nya. Anisa Melody namanya Suaranya yang merdu membuat telinga kita meluangkan waktu untuk sekedar mendengar lantunan lagu dari bibir tipisnya. Banyak orang yang memujinya, namun bukan tidak ada yang mencemo'ohnya. Mimpi di masa kecilnya sempat membuatnya jatuh dan menyerah, hingga seorang pemuda bernama Rizky masuk ke dalam kehidupannya dan banyak merubah kisah Cintanya. Membangkitkan kembali MIMPI itu, berjuang bersama hingga semuanya seakan SEPERTI NYATA. Hingga saat pemuda itu tiba-tiba menghilang dan kembali membuatnya terjatuh lagi, terpuruk dan menyendiri dalam Mimpi Besarnya. Mengobrak-abrik perasaannya dalam gelap penglihatannya. "aku kangen kamu ky.." Aku.. Kamu.. dan Mimpiku... Waktu yang akan menjawabnya. _Kiki Ambarita_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • YOU ARE THE ONE : "Maukah Kamu Menikah Denganku?"
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Angel To Raya (END)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • You are in my past and my future [END]
  • Love Story
  • Istri Cadangan
  • Jodoh Pasti Bertemu
  • Kekasih Sang Waktu

(SELESAI REVISI, SEDIKIT BERUBAH CERITA ALURNYA. CERITA SUDAH SELESAI DAN LENGKAP. HANYA DI POST DI WATTPAD) ❗❗❗ Cerita ini membuat diabetes. Dan ini cerita ringan. Author membuatnya karena ingin cerita yang manis ❗❗❗ --- "Kalau begitu, Anda bisa bantu saya," kata Arjuna, suaranya tenang namun penuh tekanan. "Apa?" tanya Yena pelan. "Anda... jadi istri saya." "Hah?" Yena nyaris berbisik. Jantungnya berdetak cepat, kepalanya terasa pening. Apa dia tidak salah dengar? Seorang Arjuna, duda beranak satu, adik angkat dari sahabat ayahnya-Reyvan dan Rezka-serta om angkat dari pacarnya sendiri, Alvano, meminta dirinya menikah? Gila. Pria ini sudah gila. Yena ingin tertawa, tapi tenggorokannya kering. Anak Arjuna bahkan hampir sebaya dengannya. Dan yang lebih parah, dia sudah punya pacar-Alvano. Dia mengumpat dalam hati. Seandainya saja hari itu dia tidak membuka pintu ruang dosen secara sembrono dan melihat dosennya itu dalam kondisi-sial-telanjang bulat, mungkin dia tidak akan berada dalam situasi ini. Terjebak. Arjuna semakin mendekat, mengikis jarak di antara mereka. "Bagaimana, Bu Yena?" suara Arjuna terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang mengintimidasi di baliknya. "Apakah Anda bersedia membantu saya? Atau..." Dia menggantungkan kalimatnya, matanya menatap tajam. "Saya tidak akan membiarkan Anda keluar." Yena menggigit bibir. "Itu kan salah Anda sendiri," ucapnya, suaranya sedikit parau. "Anda yang tidak mengunci pintu kalau Anda mau... seperti itu." Wajah Arjuna tetap datar, tapi ada sesuatu di dalam matanya yang sulit Yena pahami. Pria itu semakin mendekat. Jarak mereka nyaris tidak ada. Tangan Arjuna terangkat, jari-jarinya yang besar meraih dagu Yena dengan lembut namun kuat, memaksanya menatap pria itu. "Kalau Anda tidak mau," bisik Arjuna, "mulai saat ini hidup Anda akan berbeda, Bu Yena." Yena menelan ludah. "Apa maksud Pak Juna?" tanyanya, suaranya sedikit bergetar. Arjuna tersenyum. Senyum yang membuat Yena... menahan napa

More details
WpActionLinkContent Guidelines