Take It Back

Take It Back

  • WpView
    Reads 654
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 30, 2016
Hidup memang tak bisa diprediksi. Hanya tuhan yang tahu segala kejadian yang akan datang. Jadi, manusia hanya bisa menunggu apa yang akan terjadi pada kehidupan mereka. Menunggu? garis bawahi itu. Menunggu.... Hal yang dibenci sebagian orang. Menunggu adalah hal yang diberi tuhan untuk menguji rasa kesabaran manusia. "Gue selalu yakin rencana tuhan itu indah. Gue ngga akan nyesel kalau gue gagal dalam penantian gue. Gue engga akan marah dengan tuhan, karena skenario yang telah ditulis tuhan engga akan bisa diubah. Sedikitpun." -Leva Diandra Sheila "Hal ini... engga pernah terbesit dipikiran gue. Gue cuman bisa.... berterima kasih dengan tuhan atas kejadian yang menimpa gue." -Baron Aditya Adrian Apa menunggu dapat mewarnai kehidupan yang abu-abu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perjalanan Cintaku...
  • AKHIR DARI PERJUANGAN (Season 1KISAH CINTA YANG BELUM SELESAI)
  • Jodoh Untuk Adel (END)✅
  • Cerita Cinta Siblings Baldwin Dan Aubrey
  • Waiting [COMPLETE]
  • between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~
  • MY CICI 2 [END]
  • (TELAH TERBIT) Penulis yang merancang kematian tokoh utamanya.

Lika liku perjalanan hidup memang tidak ada yang tau, dan setiap perjalanan pasti kita menemukan jenis orang yang berbeda-beda. Seseorang hadir di kehidupan kita, ada yang singgah menjadi pelajaran hidup dan ada yang singgah lalu menetap, lalu di katakan itu lah teman hidup. Siapa yang tau, akan seperti apa, siapa dan bagaimana pasangan hidup kita. Itu semua sudah di atur oleh Tuhan yang Maha kuasa. Tidak ada manusia yang tak pernah berharap lalu dipatahkan oleh harapannya karna iya lupa bahwa sebaik-baiknya tempat berharap itu hanya kepada tuhan. Berdoa lah dan berharap lah kepada Tuhan jika tidak ingin merasakan sakitnya kekecewaan. ya... aku pernah merasakan itu, kebahagiaan yang hanya sementara. ketika itu aku saat bahagia dengan hadirnya seseorang yang membuat hari ku lebih berwarna. sampai-sampai aku lupa bahwa kebahagiaan didunia ini tidak ada yang abadi. dan pada akhirnya datang lah kekecewaan itu kepadaku , yang membuat hari ku seketika berubah menjadi keterpurukan. ya... aku sadar itu salah ku karna terlalu bergantung dan menaruh harapan yang sangat besar kepada manusia. seperti sebuah tamparan yang tak ada obat nya saat itu. sakit? ya... sakit sekali. dari situlah aq mulai di sadarkan bahwa berharap kepada manusia itu hanyalah awal dari kekecewaan . libatkan lah Tuhan mu dalam hal apa pun maka kamu tidak akan di kecewakan. hingga beberapa bulan aku mulai bangkit dan memulai kisah baru dengan lebih berhati-hati dalam menaruh hati. Kisah ini adalah pengalaman hidup ku yang ingin aku bagikan lewat tulisan ku agar semua orang dapat mengambil pelajaran dari perjalanan hidup ku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines