Story cover for My Flashlight [Slow Update!] by diahajeng30
My Flashlight [Slow Update!]
  • WpView
    Reads 3,465
  • WpVote
    Votes 450
  • WpPart
    Parts 15
  • WpView
    Reads 3,465
  • WpVote
    Votes 450
  • WpPart
    Parts 15
Ongoing, First published May 25, 2016
[1]

"Giliran kamu!" Tunjuknya pada ku.

"Iya tauk!" Aku bersidekap.

"Truth or dare?"

"Truth."

"Jawab jujur ya!" Pintanya untuk ku berjanji agar aku benar-benar jujur menjawab pertanyaan nanti.

"Iya sih."

"Okey!" Ucap mu reflek sambil menepuk kedua telapak tangan. Kamu yang masih bingung ingin memberi pertanyaan apa terdiam agak lama.

"Apa pertanyaanya?" Tagih ku.

"Jadi gini apa kamu beneran sayang sama aku dan punya rasa lebih dari sekedar sahabat ke aku?" Seketika otak ku merasa blank tak tahu mesti menjawab apa, pertanyaan macam apa itu?

"Kok kamu tanyanya gitu sih?"

"Jawab aja dengan jujur!" Kali ini kamu yang menagih perjanjian tadi.

"Kita ini kan udah jadian." Terang ku yang sudah ku ketahui kalau dia sudah mengerti apa arti kata dari kalimat terakhir barusan.

"Aku mohon jawab!"



-----------MYFLASHLIGHT----------

[2]

Hati yang meminta namun hati juga yang menolak, sebenarnya maunya apa? Gue belum mendapat jawabannya.

Dan lagi, mau gimana pun yang namanya masa lalu itu tempatnya iya dimasa lalu bukan dimasa depan. Sependapat?


                       -oOo-


Catatan : 
-Tambahkan ke library dulu ya!
-Jangan lupa Vote dan Comment!
-Kalau suka tambahkan ke daftar bacaan kamu!

Selamat membaca! :-)
All Rights Reserved
Sign up to add My Flashlight [Slow Update!] to your library and receive updates
or
#22smartboy
Content Guidelines
You may also like
Bawa Aku Pulang (End) by Rizardila
9 parts Complete
By a True Story Tentang dua anak muda yang menghabiskan waktunya bersama di masa putih abu-abu. -- Ponselku bergetar. Layarnya menyala terang. Nama Widya muncul di sana. "Za. Belum tidur?" Tanyanya dalam pesan itu. Aku melirik jam yang terdapat di sudut kanan atas layar ponsel, mendapati kini sudah jam dua pagi. "Belum, kenapa, Wid?" Aku bertanya balik. "Temenin gue teleponan dong! Gue enggak bisa tidur, nih." Sebenarnya, walau berada di kamar, aku sedang sibuk bekerja dengan komputerku. Namun, sejak mengenalnya delapan tahun lalu, aku selalu saja tidak bisa menolak permintaannya. "Oke." Balasku singkat sebelum akhirnya ponselku berbunyi, ada telepon masuk darinya. "Masih kerja?" Terdengar suaranya di sebrang sana. "Udah selesai, kok." Aku terpaksa berbohong. Padahal, aku mengesampingkan pekerjaanku untuknya. "Kenapa? Kok susah tidur? Emangnya mikirin apaan?" "Enggak tau, nih. Akhir-akhir ini, rasanya susah banget tidur cepet." "Lu kebanyakan tidur siang kali? "Bisa jadi, sih. Soalnya gue tidur bangunnya agak siang. Hahaha. Omong-omong, gue ganggu, enggak?" "Ganggu? Enggak, kok." "Emang lu lagi di mana, Za?" Tanyanya. "Di kulkas." "Hahaha." Ia tertawa. Aku selalu suka mendengar tawanya. "Serius ih! Lu lagi di mana?" "Di rumah, Wid. Kenapa, sih?" "Gapapa, nanya aja." Balasnya. "Oh iya, selain kerja, lu sibuk apa lagi deh akhir-akhir ini, Za?" Tanyanya padaku. Entah apa jawabanku atas pertanyaan itu. Yang jelas, aku bicara dengannya cukup lama. Mulai dari membicarakan soal kesibukan selain pekerjaan, sampai akhirnya membicarakan masa-masa SMA, dulu. Iya, Widya adalah temanku saat masih SMA. Aku mengenalnya sejak delapan tahun lalu. Aku ingat bagaimana aku mulai mengenalnya waktu itu.
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
ETERNAL SKIES OF YOU (Dear Sandy) by yourlycel
60 parts Complete
"Jere told me something funny" ucap Sandy Ia lalu menoleh ke arahku, aku melakukan hal yang sama "He said you like me, funny right?" Jantungku seperti berhenti berdetak untuk beberapa detik saat mendengarnya I like you. Andai aku bisa mengatakan hal itu padanya. Jere tidak berbohong. Andai aku bisa mengatakannya. I like you dan itu bukan sesuatu yang lucu. Andai aku bisa mengatakannya. Sandy masih tertawa, aku berusaha meresponi keadaan dengan tersenyum. Ya, aku tak bisa mengatakannya karena bagi Sandy perasaanku hanyalah lelucon Aku menunduk, lagi lagi sambil mencoba tersenyum. "Kamu tahu, hal hal begitu yang buat kita gak bisa berteman. Cause it's so funny to me. Kita harusnya sibuk mempersiapkan diri buat universitas, gak perlu terganggu dengan hal hal semacam itu" Apa yang sebenarnya ingin Sandy sampaikan? Apakah secara tidak langsung ia ingin mengatakan agar aku berhenti menyukainya? Mungkin alasannya mengajakku ke tempat ini hanya untuk mengatakan bahwa ia terganggu dengan keberadaanku di sekolah "Maaf kalau ada hal yang buat kamu terganggu gara gara aku selama ini di sekolah" ucapku. "Aku gak akan begitu lagi" kutahan diriku agar tidak menangis di tempat itu, disampingnya. "Kamu benar, Jere mengatakan hal yang lucu. Abaikan aja" aku berbohong, akhirnya aku berbohong padanya "Jadi yang Jere bilang gak benar kan?" tanyanya lagi memastikan Aku menatap Sandy untuk beberapa saat sebelum mengangguk "Gak bener" jika itu yang membuatnya tenang, maka aku akan mengatakannya Saat itu aku berdamai dengan diriku, aku tau perasaan yang sudah kubawa bertahun tahun lalu untuk Sandy harus kukubur dalam dalam. Sandy tidak perlu tau, karena aku tahu ia tidak pernah menginginkan perasaan itu.
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] by hysunshinee
45 parts Complete
"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee
Jejak Waktu [Complete]  by Cikacuu04
15 parts Complete
Halo guys.. I'm back dengan cerita baru, setelah cerita pertamaku yang gagal.. Semoga kalian suka yah sama cerita kali ini❤️❤️ So kalau alurnya kurang bagus tolong maklumi authornya yah, kalau ada kritik dan saran boleh langsung comment aja.. 😊😘😘 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Jejak waktu.. Waktu ku berjalan cepat, Menyisahkan memori yang mengakar penat. Meski ragaku berteriak memberontak, Namun, tidak dengan jiwaku. Tersenyum ia bersama mega yang merona, tatkala bintang berpijar turun ke perpaduan. Perjalanan ku mungkin sulit dan rumit hingga meninggalkan jejak waktu disetiap nafasku. Kenangan, waktu terakhir ku seindah perjalanan ku.. Ini adalah kenangan Indah yang takkan terlupakan, hanya akan membekas dalam ingatan. _________________________________________________________________________________________________________ PS : ⚠️Cerita ini hanyalah sebuah fiksi belakang yang terlahir murni dari sebuah kegabutan author, semua latar yang ada dalam cerita ini hanyalah sebuah haluan semata dan cerita ini tidak bermaksud untuk menyinggung para pembaca, jika ada kata-kata yang tidak menyenangkan mohon maafkanlah author.. Yang penasaran bisa langsung baca.. Tolong hargai dan jangan lupa kasih suport author terus, agar bisa semangat UP ceritanya, dengan cara vote kalo kalian suka dengan ceritanya, coment kalo kalian pengen kasih saran atau apapun itu, dan share kalo kalian berpikir cerita ini wajib dibaca teman-teman kalian.. Enjoy!!
You may also like
Slide 1 of 10
AGAVAN (H I A T U S) cover
Bawa Aku Pulang (End) cover
BarraKilla cover
We Are One cover
MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)  cover
ETERNAL SKIES OF YOU (Dear Sandy) cover
Rannia√ cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] cover
Jejak Waktu [Complete]  cover

AGAVAN (H I A T U S)

12 parts Complete

[Revisi setelah selesai] "Tha, lo pernah ngerasain rasanya berharap tapi nggak bisa memiliki?" "Gw? pernah, tapi cuma sekali." "Oh ya?, terus lo gak mau gitu mencoba lagi?" "Nggak, karena menurut gw hal itu sia-sia dan cuma nyiksa diri lo sendiri nantinya." "Lo yakin? Emangnya lo udah tanya ke orang yang lo harapin? Lo yakin kalo dia gak berharap juga?" "....." . . Hayyo, gimana tuh lanjutannya.... . . Hallo semua mampir ya ke dalam sebuah cerita ini, karena disini emosi kalian akan dipermainkan. Dan juga jangan lupa tinggalin jejak ya, Untuk VOMENTNYA di tunggu, karena itu berarti banget buat aku.