Undesirable Baby

Undesirable Baby

  • WpView
    Reads 15,541,990
  • WpVote
    Votes 844,125
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 18, 2020
Sedikit pun tidak pernah terbayang di benak seorang Kinanthi Khairani. Keputusannya pindah kerja demi menghemat biaya hidup di Jakarta malah membuatnya tertimpa kemalangan. Hamil diluar nikah dan akhirnya harus putus kuliah. Di kota besar ini dia bukan apa-apa. Gadis itu putus asa tak tahu harus kemana. "Nggak usah pakai acara resepsi segala. Nanti kalau anak itu udah lahir, aku akan gugat cerai dia!" Ucapan Arya, pria yang sudah merusak hidupnya itu sangat menyakiti hatinya. Kinan gadis biasa yang pernah membayangkan akan menikah dengan orang yang dia cinta. Bukan dengan orang yang sejak awal sudah menggores luka. "Aku sudah siap diceraikan. Nanti suratnya dikirim aja kesini, aku bakalan langsung tanda tangan. Tapi aku mohon sama kamu, Mas. Tolong jangan tes DNA. Kasihan Ara kalau dia sampai tahu." - Kinanthi Khairani - 28 Mei 2016 -
All Rights Reserved
#105
kinan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • If We're
  • SOLITUDES
  • Di Usia 16(Terbit)
  • SENANDIKA
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Bad Wedding ( Lengkap Dreame )
  • Berlutut atau Memohon ? : Lakukan Keduanya
  • Setelah Menikah
  • Tenggelam Dalam Dasar [END]
If We're

Dhanurendra Kusuma Pranogo. Pemuda itu telah belajar banyak mengenai kehilangan. Keluarga kecilnya berantakan, hal-hal menyakitkan terjadi di depan matanya,. orang-orang tercintanya pergi tanpa pernah bisa kembali. Selang waktu berjalan, ia berusaha untuk bangkit. la kira setelah segala hal menyakitkan terjadi, tinggal senyum yang menanti. Saat itulah, Kinandita Putri berdiri di sana, membawanya keluar dari labirin masa lalu yang gelap, Gadis itu mengajarkannya cara tertawa, juga bahagia. Tapi ternyata, semesta memang kerap kali.suka bercanda. Badai itu belum reda sepenuhnya. Luka itu belum kering seutuhnya. Keberadaan Kinan justru menyeretnya menuju jurang luka yang lebih dalam. Hingga pada suatu titik kelelahannya, ia mulai bertanya-tanya: Mungkinkah semesta mengizinkan ia untuk bahagia?

More details
WpActionLinkContent Guidelines