Story cover for Ablish by iffahj_12xx
Ablish
  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
Complete, First published May 26, 2016
Cristhine Howards mengalami masa penuh kesakitan saat ia harus menemani ibunya yang terbaring lemah karena tumor otak . Tangisnya pecah saat orang-orang berbaju hitam mengantar ibunya keperistirahatan terakhir. Kini dari Washington DC ia harus pindah ke belahan dunia lain yang sangat asing baginya, Sierra Nevada, daratan indah  penuh pohon cemara juga paling tinggi di AS. Ia tinggal dengan ayahnya yang baru ditemuinya lagi sejak usia 9 tahun lalu  kedua orangtuanya bercerai. Masuk ke Whitney Highschool tempat dengan orang-orang penuh bakat, ia merasa begitu pesimis. H-1 ia lewati dengan luka memar dikepala, tidak hanya 1pria yang menabraknya Hari itu. Yang pertama Cristhian William dan kedua Robert William. Pria dengan nama keluarga sama namun memiliki kepribadian yang berbeda.
Kaya, mempesona, populer atau  luarbiasa tampan, pintar, ketua klub basket?? 
Ada seorang  menjauhinya dan ada seorang yang mendekatinya 
Dua kutub yang berlawanan
All Rights Reserved
Sign up to add Ablish to your library and receive updates
or
#73bestseller
Content Guidelines
You may also like
Vericha Aflyn ✔️ by Icacty_
58 parts Complete
#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"
𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ] by Sweet_Erida
39 parts Ongoing
{•TRANSMIGRATION SERIES #01•} ☾ Judul dan Cover telah diganti ☽ ▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫ Mati karena ditabrak truk? biasa! Tapi pernah nggak sih ngeliat orang mati karena kebodohan sendiri? seperti jatuh dari atap tetangga karena gabut misalnya. Belum kan?! Nah ini cerita yang pas buat menguji kesabaran kalian, cerita yang dimana hanya diisi oleh kerandoman dan keabsurdan seorang Shakaela yang mati karena terjatuh dari atap tetangga satu kompleknya. Apalagi Shakaela harus ikhlas menerima kalau dirinya bertransmigrasi menjadi seorang figuran yang akan mati ditangan tunangannya sendiri yang seorang antagonis. Penasaran nggak? penasaran lah, masa nggak! ▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫ ✖PERHATIAN✖ ✔ Memakai bahasa baku dan non-baku. ✔ Setiap Chapter/Paragraf pasti akan ada yang namakan typo (salah ketik) jadi mohon dimaklumi/dikoreksi bila perlu. ✔ Cerita ini bukan berdasarkan kisah nyata tetapi hanya diambil dari imajinasi serta halusinasi penulis. ✔ Apapun adegan negatif dalam cerita ini mohon untuk tidak ditiru, sebaliknya bila ada hal positif dalam cerita ini bisa kalian jadikan contoh untuk dikehidupan nyata. ✔ Jangan lupa tinggalkan jejak manis kalian sesaat setelah membaca cerita ini, jangan jadi silent readers! [ KARYA PERTAMA YANG KU BUAT, MOHON MAAF BILA ADA KESALAHAN DALAM KEPENULISAN. ] ▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫ ✖ UNTUK PARA PLAGIAT TOLONG JANGAN MENG-COPY-PASTE KARYA YANG SAYA BUAT, KARENA SAYA MEMBUAT KARYA INI DENGAN USAHA WALAUPUN KARYA SAYA TIDAK SEBERAPA TAPI MIKIRLAH PREN! ✖ ✾ Published : 28 September 2022 ✾ Finished : -
You may also like
Slide 1 of 10
Vericha Aflyn ✔️ cover
HOME SWEET HOME [SUDAH TERBIT] cover
Bukan Antagonis [END] cover
TWINZY cover
Another Seyra! Antagonist Girl [End] cover
𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ] cover
ALATAS cover
Become An Antagonist? [ON GOING] cover
Adopted by One Direction cover
Trouble Corazón ( Masalah Hati Kita) (END)  cover

Vericha Aflyn ✔️

58 parts Complete

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"