Di Bawah Langit yang Sama

Di Bawah Langit yang Sama

  • WpView
    Reads 1,383
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 19, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana mungkin ia mampu bertahan saat ia kehilangan alasan untuk hidup. Meredam setiap tangis,luka dan kekecewaan berulang kali Bagi Kiran ayahnya adalah penghadir setiap luka itu Namun satu hal yang akan ia lakukan,bertahan. Dengan tetap menegakkan kepala dan tersenyum bahkan saat dunia memusuhinya. Dan satu satunya alasan untuk tetap bertahan hidup setelah ibunya adalah lelaki bermata teduh itu,seseorang yang dengan aroma permen kapas yang manis. Farid
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat tak berbalas
  • Embrace again, Arnan
  • Blue Butterflies [END]
  • KHAFI [END]
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Girl's
  • BANDHANA
  • RUANG KINANTI
  • Cerita yang Tak Selesai ✨💔🌙 || TAMAT

menceritakan tentang perjuangan seorang wanita bernama ayu yang dalam kehidupan karirnya bias dikatakan sebagai wanita karir yang sukses. Namun, sayangnya hingga usianya yang paruh bayah ia belum juga memiliki suami hingga akhirnya ia harus tinggal seorang diri dirumah almarhum orangtuanya. mengisahkan kisah hidup ayu yang dimulai dari ia diserang penyakit yang aneh yang tak seorang pun tahu apa penyakitnya itu hingga akhirnya calon suaminya pun menikah dengan wanita lain disaat ia berjuang melawan penyakitnya. Namun ia begitu susah melupakan pria tersebut walau sudah banyak lelaki yang datang padanya dan melamar pada orangtuanya namun tak satupun yang berhasil menjadi suaminya hingga akhirnya sang ayah meninggal dunia. Seluruh keluarganya menyalahkan ia atas kepergian sang ayah namun ia tetap sabar. Waktu terus berlalu hingga akhirnya usianya tak muda lagi. Ia mulai didahului oleh sang adik-adiknya untuk menikah bahkan keponakannya sendiripun sudah menikah. Waktu tak dapat ditahan akhirnya sang ibu pun meninggal dunia. Sejak kepergian ibunya ia tinggal seorang diri dirumahnya. Sejak saat itulah ia mulai merasakan getirnya hidup yang ia jalani apalagi tatkala ia sedang di uji dengan berbagai macam penyakit. Berualang kali harus dirawat dirumah sakit dan berulang kali pula pisau bedah membelah bagian tubuhnya. Keluarganya nyaris tak mempedulikannya. Walau ia hidup penuh kesuksesan dalam materi namun ia miskin kasih sayang. Tetapi ia tetap sabar dan berusaha kuat menjalani hidupnya. Ia yakin bahwa Allah sudah mempersiapkan kado yang indah untuknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines