Ar-Rahma(n)

Ar-Rahma(n)

  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 22, 2016
WpInfo
Fiction
Social Themes
"Ck, dasar pecicilan. Ngak bisa apa tuh mata ngak mandang cowok ganteng bentar ajah" . Samar-samar aku mendengar aisyah mengumpat kepadaku. "Bodo' yg jelas ni mata segerr" aku setengah berteriak ke arahnya . Dia tidak menanggapi sahutanku. Kulihat aisyah hanya mengeleng-gelengkan kepala dan berkata "buah kali segeerr. Hahahha" lalu kami tertawa bersama. -kata orang tidak mempunyai pacar hidup hampa, lah buktinya aku dan Aisyha seneng-seneng ajah tuh jomblo- -fitrirahma5- _---------------------------------- Hai-hai ini ceritaku yg bertema spritual love. Harap semunya suka
All Rights Reserved
#968
allah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • tumbal gadis perwan
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • Qiyamah Senja-completed
  • Moonlight Glow in the Heart [On Going]
  • Not A Perfect Husband ✔
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Kuterima Khitbahmu
  • {JTPH 1} Janji Tak Pernah Hilang
  • My Love Destiny [REVISI]
  • Ashilla [TERBIT] ✓

mengungkap misteri yg berada di perkebunan cengkeh setelah di rasa sudah agak jauh dari lokasi tadi , serentak kami berdua menghentikan langkah kami , dan mencoba menarik napas yg tersenggal senggal " terus cantik ga tuh sosok yg gendal gendul Dit ?" " ihhh amit amit jabang babu . najis gue kalau di tampakin lagi , walau pun itu nya gendal gendul ,," seketika terdengar letusan tembakan ,, dan aku melihat ADit tersungkur ke tanah , aku berteriak memanggil nama nya , "Ditn ya allah.." " Ay kamu lari cepet , dengan suara parau ADit menyuruh ku tuk pergi " " cepat pergi, aku ga apa apa, kurasa ini tembakan bius saja " " engga Dit, kita harus pergi bersama bangun cepet, " " pergi ay sekarang " " tapi Dit " " dengerin aku kamu cari bantuan, kamu harus selamat Aisyah " " Ditn..... ADit bangunn ", sektika ADit pun tak sadarkan diri ,, "tunggu aku Dit, aku kan cari bantuan dulu ", dengan terpaksa aku meninggal kan dia yg terbaring ta sadarkan diri , aku berlari menuju ke arah perkebunan,,

More details
WpActionLinkContent Guidelines