Quotes
  • WpView
    Membaca 3,310
  • WpVote
    Vote 224
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadLengkap Jum, Sep 23, 2016
disini gue ngasi quotea yang gak hanya berbau soal percintaan tapi juga yang bisa buat lo semangat lagi dalam menjalani hidup.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • The Last Yes!
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Be My Wife
  • My Celestia [ON GOING]
  • Hello, KKN!
  • Nala dan Mas Juragan
  • The Villain Mother

(Sedang Revisi) (Akan segera terbit di Universe Publisher, part di Wattpad lengkap) Serena lahir di Kota Soeraandaru Jasmijn, ketika usianya menginjak 6 tahun dia sekeluarga pindah ke luar kota. Kedua orang tua Serena waktu itu memiliki pekerjaan di luar kota yang tidak memungkinkan untuk pulang pergi. Sejak saat itu Serena hanya sesekali kembali ke tanah kelahirannya saat usianya menginjak kepala dua, sekedar untuk menenangkan diri dari hiruk pikuk kota metropolitan. Selama berada di sana Serena tidak pernah merasakan apa-apa walaupun masih bertanya-tanya kenapa kota ini identik sekalian dengan bau bunga melati. Sebenarnya alasannya cukup nyata, sepanjang penglihatan Kota Soeraandaru Jasmijn banyak tanaman bunga melati, sama seperti nama kota ini. Tapi konon katanya, melati bukanlah yang menjadi poin utamanya, tapi tentang desas desus keluarga Kedhaton memiliki kekuatan mistis. Masyarakat mengatakan hal itu karena setiap Malam Satu Suro, tidak seorang pun diperbolehkan keluar dari rumah apa pun keadaannya. "Cah Ayu, jangan keluar rumah jika mendengar suara telapak kaki kuda di Malam Satu Suro." Main Cast: Karina as Serena Kahiyang Ayu Waskita. Jeno as G.R.M Wasesa Mahadevan Andaru. Romance|Mystery|Fantasy.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan