Story cover for Another Feeling by Airantyura
Another Feeling
  • WpView
    Reads 3,453
  • WpVote
    Votes 542
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 3,453
  • WpVote
    Votes 542
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published May 28, 2016
Alda benci Raihan. Raihan benci Alda. Kalau Alda salah sedikit, langsung dibentak Raihan. Kalau Raihan salah sedikit, langsung dibentak Alda.

Siapa sangka dibalik kebencian dan ketidakrukunan mereka, ada perasaan khawatir dan saling cemas dalam diri mereka satu sama lain.

Aneh? Pastinya. Hidup tak selamanya akan berjalan mulus seperti jalan tol. Jalan tol aja ada belokannya, masa hubungan enggak?




Copyright © 2016: airantyura
Cover by: @fairygraphic 


P.S.:CERITA HANYA ADA DI WATTPAD! DILARANG UNTUK MENGCOPY/PASTE.
All Rights Reserved
Sign up to add Another Feeling to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Antara Pagar dan Perasaan cover
Langit Yang Sama cover
Setipis Kertas (Complete) cover
MAHENDRA cover
SOULMATE: Always and Forever Aldo cover
ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\ cover
A Step With You (SELESAI) cover
TANYA GENGSI cover
Love Or Hate(End) cover

Antara Pagar dan Perasaan

12 parts Complete Mature

Arvino Reyhan Dirgantara - atau Ehan, dikenal sebagai cowok kalem, sedikit dingin, dan susah ditebak. Sementara Azalea Vianita Anjani - atau Aza, cewek ceria tapi gengsian, selalu punya jawaban sarkas untuk semua hal yang berbau romantis. Mereka duduk di kelas yang sama. Satu sekolah. Satu lingkungan. Bahkan... satu gang rumah. Hubungan mereka? Jauh dari kata akrab. Saling lempar pandangan malas tiap papasan. Saling sindir kalau disuruh kerja kelompok bareng. Dan saling tutup telinga soal gosip yang nyebar soal "cocok-cocokan" dari teman sekelas. Tapi segalanya berubah saat hujan turun deras di suatu sore, dan satu payung mempertemukan mereka di bawah langit abu-abu. Sedikit demi sedikit, percakapan yang awalnya dingin mulai menghangat. Tatapan yang awalnya biasa, jadi terasa beda. Masalahnya? Mereka terlalu gengsi untuk jujur soal perasaan masing-masing. Di antara pagar rumah yang hanya dibatasi semak kecil, dua hati diam-diam tumbuh rasa - meski belum siap untuk mengakuinya. ---