KEPADAMU

KEPADAMU

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 8, 2016
Pacaran? Sakit hati? Putus? Itu sudah biasa di kalangan remaja. Begitupun untuk Tamara, gadis berambut panjang lebat yang selalu acak-acakan itu sangat menyukai dunia kocak, ia suka sekali hidup di kelilingi orang-orang yang asli lucu dan hidup yang anti meinstream banget. Ia suka orang jujur, orang yang apa adanya, dan orang yang ngga bermuka dua. Walaupun tampangnya sekeras Jojo, Pendi, Nugroho, Komariah, Panjul, dan Oren. Mungkin itu hanya sebagian saja, temannya di berbagai spesies Oon dan Blo'on masih sangat banyak di luar sana. Dan sampai di kemudian hari, ia harus rela melunturkan imajinasinya yang selalu mendamba menemukan sosok Pangeran tampan yang hidupnya penuh dengan canda dan tawa. Sungguh kenyataan itu membuatnya selalu bertanya-tanya; kok bisa ya.. orang ngocol macem dia bisa menarik perhatian cowok beku, kurang asupan ekspresi seperti Alfa Hanung ini?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zo Untuk Zia
  • Suddenly I felt in love
  • BALAS DENDAM! ✔
  • Joker 707
  • Hallo, Kak Diandra?
  • Really???
  • You And Me, Can We? [On Going]
  • TENTANG JODOH : Gue Mah Santai.
  • Dia Atau Ayahnya
  • Jejak Selaras | ✓

"Kalau Abang sukanya Kak Bela, Zia bisa apa? Tapi kalau Zia yang jodohnya Abang, Pacarnya Abang bisa apa?" Sejak ia kecil, ia sudah mengenal Kenzo. Sosok pemuda berusia tiga tahun diatasnya, yang ia anggap sebagai seorang kakak meskipun pemuda itu berkali kali membentak dan mengusirnya. Kenzia, dengan sifat keras kepalanya tetap menyayangi Kenzo dengan sepenuh hati hingga tiba saat usianya menginjak 16 tahun, untuk yang pertama kalinya ia merasakan perasaan tertarik akan lawan jenis, dan itu adalah Kenzo. "Gimana kalau ternyata gua udah mulai sayang sama lo?" Ia merupakan anak tunggal, tidak punya dan tidak mau mempunyai seorang adik. Tapi sosok Kenzia, yang selalu ia hindari bahkan sejak usianya 5 tahun, selalu saja mengganggunya bahkan hampir setiap hari, dan itu terjadi hingga kini usianya 19 tahun. Perasaan itu nyata, kala Benci itu perlahan berubah menjadi Cinta, mengenyahkan rasa gengsi dan Egonya. ● Karya ini di lindungi UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta •Hati-hati dengan tindakan Penjiplakan karena bisa dikenakan sanksi satu tahun penjara dan Denda 5 Milyar Rupiah• Start 15/12/19 - End 26/08/20 ©ElisyaIcha

More details
WpActionLinkContent Guidelines