Mungkin saja hari itu aku yang memulainya. Tidak, bisa saja hanya mimpiku. Ya kenyataannya aku dan kamu tidak dapat bersatu kembali. Angan-angan 100 hariku hanya impian belaka. Sudahlah ini hanya sebuah drama. Maafkan aku Ibu, Ayah, Tito, Neta, semuanya maafkan aku.
"Selamat tinggal"
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
"Gue harap apa yang pernah gue ucapin ke lo bisa gue tarik lagi, "
-Nathan
"Dari sekian banyak hal, gue paling sakit ketika harus terpaksa ninggalin lo dan Mama, Nat. "