We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Terrible
  • WpView
    Reads 232
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 12, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Perkenalkan, Abel Charista-si jutek namun perhatian. Kristabel Helena-si cerewet yang blak-blakan. Dan, oh, jangan lupakan Edgar Theodore-si tampan pencinta makanan. Dan perkenalkan, Paradisa Alana-perpaduan dari sifat sahabat-sahabatnya. Gadis berumur 15 tahun yang mencintai novel. Tidak, bukan novel bergenre romansa seperti gadis-gadis lainnya. Ia mencintai novel-novel bergenre horror, thriller, dan action. Unik, mungkin? Alih-alih mengikuti ekstrakulikuler yang 'sejalan' dengan hobinya, ia justru memilih ekskul drama. Kedengaran aneh, memang. Dan jika ditanya mengapa ia memilih ekskul tersebut, maka ia akan menjawab dengan tenang, "untuk belajar ngadepin drama di kehidupan nyata jika suatu waktu drama itu datang. Karena aku gak akan dapat hal tersebut di novel yang aku baca". Namun setelah mengucapkannya, ia tertawa. Dan tanpa gadis itu ketahui, seseorang pun ikut tertawa di dalam hatinya setelah mendengar jawaban yang ia tuturkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam Diam
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • No Longer Mate
  • My Friend and My Bestfriend
  • Mak Comblang
  • Jejak Waktu [Complete]
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Kelas A [End]
  • Rhythm in Our Hearts
  • Is LOVE

Berliana Citra, seorang siswi yang masih duduk dibangku SMA. Citra adalah anak yang sangat bersahabat kepada siapapun. Ia adalah anak yang sangat murah senyum dan baik hati, sehingga banyak orang yang mengenalnya disekolah. Cakra Darmawan, seorang anak laki-laki yang memiliki kecerdasan dan bisa membuat orang terkagum karena kecerdasan dan kebaikannya. Ia tak pernah mau menceritakan masalahnya pada siapapun, ia hanya selalu tampak ceria dan biasa-biasa saja. Terkadang bersikap dingin pada wanita dan selalu menjauh dari wanita. Hingga suatu hari, secara tidak sengaja Citra dan Cakra saling mengenal. Berawal dari sebuah mata pelajaran yang sangat dibenci oleh kebanyakan murid IPA, yaitu Fisika. Mereka saling mengenal. Canda, tawa mereka lewati saat bersama. Fitnah bahkan sindiran dari orang-orang yang tak menyukai kedekatan mereka, sempat membuat jarak mereka menjauh. Renal yang selalu tulus pada Citra harus meninggalkan kesedihan dihati Citra. Hingga akhirnya mereka kembali dekat dalam keadaan yang sangat berbeda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines