Story cover for Sweet Could Guy by syantica
Sweet Could Guy
  • WpView
    LECTURAS 1,636
  • WpVote
    Votos 64
  • WpPart
    Partes 19
  • WpView
    LECTURAS 1,636
  • WpVote
    Votos 64
  • WpPart
    Partes 19
Continúa, Has publicado may 30, 2016
" lo harus mau berpura-pura jadi pacar gue  TITIK" ucap Rangga menekankan kata'titik' diakhir kalimat.

" Tapi--" 

"Rangga!" seru seseorang  memotong ucapan Kalila.

Rangga celingak-celinguk mencari seseorang yang memanggilnya.
" eh... Hai" sapa Rangga kepada seseorang yang memanggilnya.

Kalila mengalihkan pandangannya ke arah lain tanpa berniat menyapa mereka, ketika mengetahui siapa yang menyapa Rangga.

"Lagi sama siapa lo?" tanya Aldi melihat cewek yang duduk berhadapan dengan rangga, yang membelakangi mereka.

Rangga memandang kalila yang tak berminat memandang kemesraan sepasang kekasih yang menghampiri mereka.

"Mungkin ini saatnya.. Well permainan dimulai." seru Rangga  dalam hati.

"Oh.. Gue sama pacar gue" ucap Rangga membuat Kalila menatapnya tajam. Yang hanya dibalas Rangga dengan kedipan mata.

Kalila  memiliki tetangga baru pindahan dari Jakarta namanya Rangga  tetangganya yang  super menyebalkan tapi juga bikin bete karena di sekolah jadi super star yang dipuja-puja. Harapan kalila memiliki tetangga ganteng yang bisa digebet plus dijadiin pacar, supaya tidak gigit jari  kalau melihat Aldi asyik pacaran sama sindy harus dia kubur. Seiring berjalannya waktu sosok Rangga jadi  begitu berbeda di mata Kalila. Rangga yang menjengkelkan  ternyata  memiliki sisi berbeda,  terlihat dari sikap perhatian yang Rangga lakukan disaat bersamanya.
Tapi, dilain sisi Kalila sedang dekat dengan Reza.
bagaimana cara Kalila agar  mengetahui perasaannya? Kepada siapakah dia menjatuhkan hatinya?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Sweet Could Guy a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#321generalfiction
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
RANGGA PUTRA  de ZahraSalsabila654
4 partes Concluida
"satu dari seratus hati yang pernah singgah, kamu yang terakhir kalinya bakal singgah di hati selamanya." ini cerita tentang Rangga Putra dan Az-Zahra Arasyera. Rangga yang dijuluki sebagai playboy sejati serta syera yang dijuluki sebagai rentenir kelas. Rangga yang doyan gonta-ganti pacar setiap harinya. Baginya, satu pacar saja tidak cukup untuknya. Namun, dari sekian banyaknya jajaran para pacarnya, Rangga tidak pernah yang namanya jatuh cinta kepada mereka sedikitpun. Namun, semuanya jadi berbeda saat akhir-akhir ini ia dekat dengan Syera, atau bendahara kelas yang selalu menagih uang kas setiap kali Rangga bertemu dengannya. Menunggak uang kas, menggangu Syera , serta menggoda Syera sudah termasuk kesenangan sendiri. Dengan alih-alih agar bisa dekat dengan Syera meskipun dengan cara yang tidak damai. Hanya dengan cara inilah yang mampu mendekatkan Rangga kepada Syera. Tanpa mereka sadari, mereka saling menaruh rasa satu sama lain. Rangga yang pintar menutupi perasaannya, serta Syera yang tidak tahu cara mengutarakan perasaannya. "Lo itu sederhana, tapi gue suka". Suatu ketika, saat Rangga sudah mendapatkan semuanya. Badai besar menghantam diantara hubungan. Kesalah pahaman yang membuat hubunganya renggang . Banyak pengorbanan yang Rangga lakukan untuk Syera. Namun, gadis itu masih dihantui kesalah pahaman tersebut yang membuat dirinya enggan untuk menatap Rangga lagi. Sulit untuknya mempercayai Rangga lagi. Lalu, bagaimana dengan semuanya? Akankah hubungan Rangga dengan Syera akan usai? Ataukah Syera tetap bertahan di tengah badai tersebut? Apakah penyebab renggangnya hubungan mereka? Kesalah pahaman yang sulit untuk dibuka jalan keluarnya akankah bisa menyelesaikan semuanya?. Note-> cerita ini ada bumbu-bumbu humor dari pemeran pendukung. Hiburan yang tersajikan di cerita ini sebagai pemanis masa-masa SMA mereka. HAPPY READING ALL 🖤
Almost Us  de Dyasha09
25 partes Continúa
Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang. Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah. Arga ingat. Aira tidak. Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana. Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan. Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat. Lalu pergi. Dan tak pernah kembali. Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.
Stay (Away) de hazelaice
64 partes Concluida
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
GHAVARI  de alghisty_
10 partes Continúa
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
ALSTARAN [END] cover
this is me cover
RANGGA PUTRA  cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
AZZKARA cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
Almost Us  cover
REALLY I LOVE YOU  cover
Stay (Away) cover
GHAVARI  cover

ALSTARAN [END]

51 partes Concluida

"Pergi aja bangs*t!!!" "Gak." ------- "Janji sama gue Star, setelah ini lo harus jadi pengganti gue. Alagars butuh ketua." ------- "Gue cuma gak nyangka aja, ini cepet banget Bri." ------- "Papah dengar kabar kalau Devon meninggal, ini semua pasti karena mu." "Iya gue yang bunuh kenapa? Mau masukin gue ke penjara? Silahkan!" ------- "Lo tahan ya Le. Bentar lagi. Please gue mohon tahan sebentar lagi, ambulan bakal dateng Le." ------- "GAK! INI ITU SALAH DIA! SALAH ANAK SIALAN ITU! DASAR KAMU ANAK PEMBAWA MASALAH!" ------- "Lo tau? Lo udah buat gue khawatir." ------- "Cepet sembuh, biar cepet sekolah. Soalnya PR banyak." ------- "Lo mau jadi cewe gue?" ------- "Kalau mau bunuh gue, jangan setengah-setengah Pah, sakit." "Setelah lo sakitin badan gue, lo pergi. Cuma Bi Inah yang gak pernah bosen buat ngobatin luka-luka di tubuh gue. Setiap malam gue gak bisa tidur nyenyak karena badan gue yang sakit akibat pukulan lo. Dan pipi gue yang selalu terasa nyeri akibat Tamparan lo." ------- "gue hamil." ------- "Aku mau tidur dulu, siapa tau pas bangun rasa sakitnya hilang." ------- "Selamat malam tuan Octanius." -ALSTARAN- [Follow sebelum baca!!!] [Dan tinggalkan jejak vote dan comment setelah membaca!!!] Maaf kalau penulisannya masih berantakan, Author males revisi.