Same Mistakes

Same Mistakes

  • WpView
    Reads 26,293
  • WpVote
    Votes 1,046
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Sun, Jan 8, 2017
[COMPLETED] "Kau tak harus bertanya itu, karena kau sudah tahu jawabannya. Semua yang telah kau lakukan, tidak akan membuat kita kembali relevan" Alina Orlin. "Menyakitkan tapi itu perlu. Jika kau hancur maka akulah yang harus memperbaikinya. Percayalah apa yang mereka katakan itu benar" Justin Orlando. Alina Orlin. Gadis pemilik manik mata almond. Ia terjebak oleh permainan konyol yang dimainkannya bersama Justin Orlando, permainan itu bertujuan untuk membalas para mantan mereka. Dibalik kebohongan besar yang mereka sembunyikan, ia mempunyai perasaan tersembunyi pada Justin, namun ia tidak bisa mengungkapkan itu. Mereka semakin bingung karena permainan ini membawa kehancuran antara hubungan diantara keduanya. Jarak itu semakin jauh. Namun mereka saling berjuang untuk mendekat dan berusaha membuang jarak itu. Irlandia adalah tempat di mana Alina Orlin bisa merasakan kebahagiaan, dan di Irlandia juga, ia menyaksikan kehancuran hatinya. # 831 DALAMA TEENFICTION [ Lupa Tanggal :v ] 30 Juni 2016 - 15 Oktober 2016 ⓒ2016 By Starcluster-dreamer
All Rights Reserved
#400
novelremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Obsessed With Female Dancers -Orine [Revisi]
  • Behind Bullying [END]
  • Aralie, Maafkan Aku
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • Leo 2 : Soulmate? ✔
  • RESONANCE | (JKT48 Gen 12)
  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • FABULOUS [Completed]
  • Biting The Lips [END]

Erine tak pernah menyadari bahwa setiap langkahnya di panggung, setiap gerakan tariannya yang anggun, selalu ada sepasang mata yang mengawasi-mata milik Oline Manuel. Oline bukan sekadar pengagum. Ia adalah seorang obsesor. Di balik senyuman dan sikap santainya, ada tekad kuat yang ia genggam erat: memastikan bahwa hanya dirinya yang pantas berada di sisi Erine. Tak peduli seberapa keras Erine menolak, tak peduli seberapa jauh gadis itu mencoba lari, Oline akan selalu menemukan jalannya untuk kembali. ••• "Dasar cewek gila!" Erine mendesis marah setiap kali Oline muncul tiba-tiba, mencampuri hidupnya. Tapi Oline hanya terkekeh pelan, mendekat dengan tatapan penuh kepemilikan. "Aku gila? Mungkin. Tapi aku gila hanya untuk kamu." Ketika kekaguman berubah menjadi obsesi, dan kebebasan terasa seperti ilusi, mampukah Erine melepaskan diri dari cengkeraman Oline? Atau... mungkinkah di sudut hatinya yang terdalam, ia sebenarnya tak ingin pergi? [Dengan revisi alur yang berbeda] A story by Cutiebizzz

More details
WpActionLinkContent Guidelines