Let's Not...

Let's Not...

  • WpView
    Reads 602
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 29, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"Kenapa lo berdua ga jadian aja sih?" Aaron dan Meylissa lelah mendengarkan kalimat itu terlontar dari mulut hampir seluruh orang yang mereka temui. Memang, mereka bersahabat sejak kecil. Memang, rumah mereka bertetangga. Memang, mereka saling membutuhkan satu sama lain. Tapi apakah hubungan mereka harus diakhiri dengan berpacaran? Lelah dan bingung, keduanya pun bersepakat untuk menipu semua orang, dengan memberikan apa yang mereka harapkan: mereka berdua menjadi sepasang kekasih. Berawal dari satu perjanjian konyol, yang cepat atau lambat akan dilanggar oleh salah satu dari mereka. Dua hati kini menjadi taruhannya. "Let's not fall in love."
All Rights Reserved
#387
childhoodfriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Fix, You! (completed)
  • In Memory is You
  • Dia (Buku 1: Bagian 1)
  • Story Of Divya (REPOST 2021)
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • RETAK [END]
  • Clarity
  • Tentang Rasa

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?

More details
WpActionLinkContent Guidelines