Ratu Ilusi

Ratu Ilusi

  • WpView
    Reads 8,659
  • WpVote
    Votes 2,646
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 4, 2020
Tentang langit kehilangan ruangnya dan tentang rasa yang dipaksa untuk kadaluarsa. ***** "Jika tanpa kehadiranku membuatmu gila seperti ini, dipastikan aku tidak akan pernah lari apalagi untuk pergi. Tapi jika aku datang kembali dan membuatmu bertambah gila lagi, apakah yang harus ku perbaiki?" (Rasya Anjasmara) * "Genggam erat tanganku jika kamu bukanlah ilusi yang ku buat sendiri. Karena ku sudah jengah berteman dalam sepi apalagi mimpi." (Arasia Lintang)
All Rights Reserved
#130
puitis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • Still The Same
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Pernah Patah
  • [1] Rasa dalam Asa | ✔
  • LIFE TO HEAL
  • Luruh [ FINISH]
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • KUMPULAN PUISI

Highest rank #1 berpuisi (11/06/2022) #1 pecintasastra (10/06/2020) #1 wattpadpoetry (07/06/2020) #1 puisiindonesia (08/06/2022) #3 sajak (08/06/2022) #4 poetry (11/06/2022) #4 sastraindonesia (09/10/2020) #5 syair (08/06/2022) #6 favorit (10/06/2020) #6 asa (14/10/2020) #6 quote (11/06/2022) #6 nonfiction (11/06/2022) #35 puisi (20/11/2020) #80 nonfiksi (11/06/2022) #341 indonesiamembaca (07/10/2024) "Kenapa?" Aku hanya menggeleng. Seketika burung-burung yang terbang, awan yang terseret angin, serta dedaunan yang jatuh seakan berhenti. Kamu tersenyum, "kita." "Kita." Mungkin aku hanya berharap kata itu tidak sekadar menjadi harapan, tapi menjadi kenyataan. Masih. Kisah kita belum berakhir. *** Sekumpulan puisi dan sastra yang lagi-lagi membahas kisah romansa nan klasik. Biarlah kisah kita menjadi ceritanya tersendiri. Sebab dalam romansa kita menemukan rasa. Dan dalam rasa, kita menemukan asa-asa yang mencari peraduannya. Seri Dua dari antologi puisi Rasa dalam Asa ©2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines