Akan Indah Pada Waktunya

Akan Indah Pada Waktunya

  • WpView
    Membaca 297
  • WpVote
    Vote 53
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Sep 29, 2018
Sejak awal tahun ajaran baru Putri Larasati, biasa dipanggil putri telah menyimpan rasa kagum kepada teman sekelasnya disekolah Menengah Atas itu. Ia bernama Laskar febrian, biasa dipanggil Laskar. Putri merasa bahagia karena semenjak ujian kenaikan kelas Laskar selalu mendekati dirinya. Putri bahagia tapi sebenarnya dia pun binggung kenapa tiba-tiba Laskar mendekatinya dan seakan mereka sepasang kekasih yang selalu berdua saat ada waktu luang. "Sebenarnya apa yang ada dipikiran Laskar sehingga dia mendadak berubah mendekati gue, apakah dia tau kalau gue selama ini mengaguminya?"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • tiga tahun dalam diam
  • DEAR...   [TAMAT]
  • Cerita Seorang Pelajar
  • I Choose You[COMPLETED]
  • Cinta Anak SMP
  • Semesta  Luka dan kenangan
  • He is not My Best Friend (End)
  • P3K Jadi PDKT
  • Seventy Eight Pages ✔

Bagi seorang Nana, Dikta adalah sosok teman sekelas yang selalu berhasil mencuri perhatiannya sejak hari pertama masuk SMK. Nana menyimpan perasaannya rapat-rapat, mengagumi Dikta dari bangku belakang, menciptakan percakapan-percakapan imajiner di benaknya, dan berharap suatu saat Dikta akan menyadari keberadaannya lebih dari sekadar teman sekelas biasa. Sayangnya, Dikta terlalu asyik dengan teman-temannya, pelajaran, dan dunianya sendiri hingga tak pernah menangkap sinyal-sinyal halus (atau mungkin tidak terlalu halus) yang sering Nana kirimkan. Tiga tahun berlalu begitu cepat, dan ujian akhir semakin dekat, menandakan akhir dari masa SMK mereka. Nana dilanda kebimbangan yang semakin besar. Terus memendam rasa dan membawa penyesalan setelah lulus, atau akhirnya memberanikan diri mengungkapkan perasaannya dengan risiko ditolak dan membuat suasana menjadi canggung di sisa waktu yang ada? Di tengah kegelisahannya, berbagai momen lucu, salah tingkah, dan terkadang menyakitkan terus mewarnai interaksi mereka di dalam kelas, semakin memperumit perasaan Nana dan membuatnya bertanya-tanya, akankah Dikta pernah tahu?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan