only yours

only yours

  • WpView
    Reads 558
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 3, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Rio dan Anya adalah sepasang kekasih yang sudah hampir 3 tahun menjalani hubungan mereka Saling menyemangati,menyayangi dan mampu menutupi kekurangan satu sama lain.Rio adalah seorang remaja laki-laki yang memiliki semua yang diimpikan anak remaja pada umumnya.Kasih sayang orang tua,wajah tampan,harta berlimpah,kekasih yang sangat mencintainya.Sedangkan Anya,gadis biasa yang memiliki wajah imut khas anak remaja,tipe gadis cerdas,penyayang,dan tidak tegaan.Semua perbedaan yang mencolok dapat mereka berdua lalui bersama.Hingga keadaan mulai berusaha memisahkan mereka.Rio harus ikut orang tuanya pindah ke luar negri.Dan mereka berdua terpaksa harus menerima kenyataan karena kali ini semua diluar kendali mereka.Akankah mereka menyerah kepada keadaan?Apakah cinta mereka lebih kuat dari jarak yang memisahkan?Akankah Rio dan Anya saling setia.Atau justru takdir mereka tidak bersama?Dan benarkah hanya Rio yang tercipta untuk Anya atau ada seseorang lain diluar sana yang lebih mencintai Anya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN)
  • Tentang Kita
  • Ketika Cinta Tak Lagi Gratis ❤️ ON GOING ❤️
  • From Friends To Lovers
  • ARFANAZ (COMPLETED✓)
  • cintaku untuk alma (Telah Di Terbitkan)
  • The Unwritten Rule [21+]
  • DEAR LOVE
  • Jane [OPEN PO]
  • Sepasang Sepatu #End

SEGERA DITERBITKAN Sebenarnya ini adalah idenya Liaa. Entah apa yang merasuki otaknya kali ini, sehingga memintaku untuk menulis. Aku tidak pandai merangkai kata-kata, apalagi menyelesaikan suatu cerita. Tidak seperti Liaa yang sangat menikmati saat-saat merangkai setiap paragraf dalam mengembangkan idenya. Bersenandika, mengolah diksi, menulis berbagai tema, dan menuntut pancaindra agar lebih peka. Bila satu paragraf saja membuatku termenung berlama-lama, apalagi satu novel yang sampai beratus-ratus halaman tebalnya. Aku bisa gila, Liaa. Namun, gadisku yang cerewet dan berambisi besar itu pasti akan memprotes, "Kamu pasti bisa, kok, jangan pesimis, deh! Belum apa-apa udah ngeluh. Nulis itu gampang, cuma kamunya aja yang gak mau usaha!" Begitulah Liaa, dia 'illfeel' dengan orang yang angkat tangan sebelum berjuang. Alih-alih memotivasi, malah muncrat juga omelannya. "Iya, Liaa. Jangan ngambek, aku cium, nih!" Ancamanku membuat pipinya seketika memerah bak kepiting rebus. Aku sangat buruk dalam mengembangkan ide cerita. Jauh dibanding Liaa yang bisa menyelesaikan dua novel sekaligus. Ya, novel-novel itu adalah kisah kami yang dia tulis. Tugasku cukup diam dan jangan membuatnya marah. Jika tidak, Liaa akan berhenti menulis dan mengomel seperti ibu-ibu kostan. Karena sejatinya waktu terbaik untuk menulis adalah 'mood' yang baik.

More details
WpActionLinkContent Guidelines