Story About Us

Story About Us

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 4, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Dira dan Radit yang selalu berantem di kelas. Semua anak di sekolah Garda Nusantara High School sudah biasa akan hal itu. Dira tipe anak yang tidak suka diusik, manja, suka menantang dengan suara yang toak harus bertemu dengan Radit yang jail, pembuat onar, suka ditantang, pemalas, tukang bolos dan lain sebagai nya yang menurut dira semua tentang Radit adalah negatif. "Lo tuh ngeselin banget sih! Bisa gak sih sehari aja jangan bikin gue marah?!" - Nadira Elvira Putri "Suka suka gue dong. Bagi gue, bikin lo marah itu hal yang mengasyikan. Karena wajah lo kalau marah lucu sih!" -Nathaniel Raditya Dahardja
All Rights Reserved
#35
dira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CINTA ITU INDAH YA?
  • RAQILLA  [End]
  • Detektif Semprul "School Love Story"
  • [1] When The Rain Stops
  • Bucin Ala Al [END]
  • Titik Nadir
  • Dirga: Love or Lie?
  • Married With Presma

"Eh Nad," Ziro memanggilnya, suara cerianya penuh semangat. "Lo mau tau nggak persamaan lo sama bokap gue?" Nadira yang sedang sibuk mencatat hanya mengerutkan kening, sedikit terganggu. "Gak tahu, dan gak mau tahu," jawabnya cepat tanpa mengalihkan pandangan dari bukunya. "Naad!" Ziro merengek, mencoba menarik perhatian Nadira. "Iya, iya, gak tahu tuh, apaan tuh persamaannya?" Nadira mengerutkan dahi, tidak sabar dengan pertanyaan Ziro. "Gaada habisnya," jawab Ziro sambil tertawa, dan Nadira hanya bisa mendengus kesal. "Hahaha, bisa aja lo," Nadira tertawa sedikit, meski suaranya terdengar sedikit dipaksakan. Sejak kedatangan Ziro, cowok baru di sekolah, Nadira merasa hidupnya semakin kacau. Mereka berdua memiliki persamaan yang tidak pernah terduga. Mulai dari perseteruan kecil yang penuh ejekan hingga perasaan yang mulai tumbuh di antara mereka. Akankah mereka berakhir seperti yang Nadira harapkan, atau ada sesuatu yang lebih besar yang menanti?

More details
WpActionLinkContent Guidelines