Siapa Kau?✔

Siapa Kau?✔

  • WpView
    GELESEN 3,532
  • WpVote
    Stimmen 240
  • WpPart
    Teile 22
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte So., Jan. 1, 20171h 38m
Diana yang sering melemparkan senyuman kepada semua orang mempunyai kisah peritnya yang tersendiri. Hadirnya Iqmal dalam diri Diana telah merawat lukanya, namun hanya sementara. Diana sengsara ditelan oleh kegelapannya sendiri. Haikal muncul memberi penawar hati kepada Diana. Diana terlepas daripada cengkaman kegelapan diri. Banyak halangan dan rintangan yang perlu Diana tempuhi agar dapat kembali ke dunia yang nyata. "Siapa kau?"- Diana "Aku akan sentiasa berada dalam diri kau,"- Iqmal "Diana, sedarlah siapa diri kau sebenarnya,"- Haikal
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • My Graffiti, Sire
  • TAKDIR TERINDAH
  • senyuman Terakhir [ C ]
  • My Protector Not My BodyGuard
  • JAM PASIR
  • About erine (Season 2)
  • Jangan Ingkari Janji
  • Chatralian's Home [END]
  • SCARS [COMPLETE]
  • Hak Milik Arissa Aura Sofea | Ongoing

Tubuhku selalu dalam keadaan kedinginan jika berada di Fenchurch, sebuah jalan yang cukup historis di sisi timur kota London. Sprektrum warna langit dan terkadang pelangi yang membentang di luasnya cakrawala menjadi penemanku. Dapat kupastikan, tujuanku ke sana hanya untuk mencari kedua raga tak bertanggung jawab, menyusuri setiap wajah, sampai akhirnya perjalananku tidak lagi sendirian. Seolah itu keadilan alam, aku bertumpu penuh padanya, ratu kecantikanku. Namun, perlahan perjalanan ini digerogoti waktu. Hingga mereka yang baru saja kuanggap putaran kewarasanku--yang membuat warna duniaku lebih jelas itu... terasa tak pernah sejauh ini. "Setiap orang layak bahagia, termasuk kau," Dia bilang begitu. "Jika tidak?" Aku menyahut dengan rahang yang mengeras. "Bahagiamu di ketenangan putih yang diciptakan Tuhan." Dan saat itu, aku tak percaya. Tidak pada Tuhan, tidak pada penanggung jawab rasa sakit. Akankah kalian membantuku? Aku Gray Robbin. --DONT TOLERATE PLAGIARISM!-- ©belliotte ©Mei2025

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien