AKU BIRU

AKU BIRU

  • WpView
    MGA BUMASA 1,423
  • WpVote
    Mga Boto 76
  • WpPart
    Mga Parte 11
WpMetadataReadKumpleto Sun, Jun 5, 2016
Siapa Biru dalam Puisi Itu? Kisah menghitung mundur ke 1993 dan maju ke 2006 hanya untuk mencari tahu untuk siapa puisi itu dibuat? Dan siapa 'Kilau' dalam puisi itu sebenarnya? Terjulur kisah lewat segala kecemburuan perempuan, rasa penasarannya dan juga prasangkanya. Tersebutlah nama-nama perempuan dibalik puisi itu dengan segala kisahnya. Ada Silvi yang mendamba kehangatan lelaki, yang merasa dekat sekali dengan puisi itu. Begitu juga Sherly, dengan segala rasa pesimisnya, berebutan dengan Fitria, perempuan bermata bening, untuk menjadi kisah masa lampau dari puisi Biru itu. Bagaimana dengan Joana, perempuan yang paling merasa berhak memiliki puisi itu, karena itu puisi suaminya? Lalu siapa sebetulnya Biru yang sesungguhnya?
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Langit Biru [END]
  • Jurnal Tentang Kamu [Sudah Terbit]
  • 𝐏𝐀𝐃𝐌𝐀 - [𝑻𝒉𝒆 𝑾𝒉𝒊𝒕𝒆 𝑳𝒐𝒕𝒖𝒔] ✓
  • Memories in the Making [END]
  • Denyar #1🌌
  • Pelarian Romantis yang Membahayakan
  • Hari Hari Cakrawala
  • Story of Blue - Kemana Lagi Kamu Berlayar Kali Ini? (Poetry)

Sinopsis : Biru mencoba melambai-lambaikan tangannya tepat di hadapannya tapi hasilnya tetap sama. Tatapan yang sama. Raga yang diam. Pikiran yang kelayapan. Jiwa yang dipenuhi kerinduan. Laila tersadar dari lamunannya, saat wajah Biru tepat berada di hadapannya. "Apakah kau menyukai langit biru?" "Sampai-sampai apapun yang ada di sekitarmu kau begitu tidak peduli" "Menurutmu, apa yang indah dari langit biru?" ucap Biru pada Laila yang kini tengah menatapnya. Laila tidak mengucap sepatah kata pun. Ia berusaha untuk berdiri dari duduknya. Dan ia sama sekali tidak berpikir untuk menjawab pertanyaan beruntun yang terucap dari mulut Biru. Tak lama dari itu, pandangannya berubah menjadi kabur. Langit biru tidak lagi terlihat. Yang ada hanyalah ruangan dingin yang begitu gelap. Laila pingsan di hadapan Biru. __________________ Tiga per dua diperoleh dari kesadaranku. Sisanya hanyalah angan tentang kenangan. ~Laila Buktinya, kamu sama sekali tidak bisa melepaskan ingatan tentang kenangan itu bukan? Ya, ia abadi dalam hati ~Maria Apa yang indah dari langit biru??? ~ Biru

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman